Beranda » DPRD PAREPARE DI PUSARAN DUA KASUS KORUPSI

DPRD PAREPARE DI PUSARAN DUA KASUS KORUPSI

Bagikan

Nama Taufan Pawe Muncul di Dua Perkara, Eks Wali Kota Belum Penuhi Panggilan Penyidik

PAREPARE — Dua perkara dugaan korupsi yang berkaitan dengan Kota Parepare kini menempatkan lembaga DPRD dalam sorotan. Di tengah penyidikan dugaan korupsi tunjangan perumahan DPRD dan pengembangan kasus korupsi dana Dinas Kesehatan Parepare, satu nama yang kembali muncul adalah Taufan Pawe.

Taufan Pawe merupakan mantan Wali Kota Parepare dua periode yang kini menjadi anggota DPR RI. Namanya muncul dalam perkara dugaan korupsi tunjangan perumahan DPRD Parepare periode 2021 hingga Mei 2025. Dalam perkara ini, penyidik telah menghitung potensi kerugian negara sekitar Rp4,03 miliar dan menjadwalkan pemeriksaan Taufan Pawe sebagai saksi.

Namun, Taufan Pawe tidak hadir pada panggilan pemeriksaan 30 Juli 2026. Saat itu, ketidakhadirannya disebut karena sedang menjalankan ibadah umrah. Penyidik kemudian menyiapkan pemanggilan ulang.

Belum tuntas perkara tersebut, nama Taufan Pawe kembali menjadi perhatian dalam pengembangan kasus dugaan korupsi pengelolaan anggaran Dinas Kesehatan Parepare tahun 2017–2018.

Dalam rekonstruksi yang dilakukan Polda Sulsel pada 26–27 Agustus 2026, penyidik memperagakan rangkaian penyerahan uang yang totalnya mencapai Rp4,25 miliar dalam sembilan kali penyerahan.

Uang tersebut diduga berkaitan dengan dana “ketuk palu” dalam pembahasan APBD pokok dan APBD perubahan. Penyerahan uang disebut terjadi di sejumlah lokasi, termasuk kantor DPRD Parepare.

Dalam perkara Dinkes tersebut, polisi belum mengungkap secara terbuka peran Taufan Pawe. Penyidik menyatakan keterkaitannya akan didalami dalam proses penyidikan. Taufan sempat dipanggil sebagai saksi, namun tidak hadir..

Dua perkara itu memiliki rentang waktu yang berbeda. Kasus Dinkes berkaitan dengan pengelolaan anggaran 2017–2018, ketika Taufan Pawe masih menjabat Wali Kota Parepare. Sementara perkara tunjangan perumahan DPRD berkaitan dengan periode 2021 hingga Mei 2025.

Meski berbeda perkara, keduanya sama-sama bersinggungan dengan kebijakan dan pengelolaan anggaran pemerintah daerah serta lembaga DPRD Parepare.

Kini perhatian publik tertuju pada langkah penyidik berikutnya: apakah pemeriksaan Taufan Pawe dalam perkara tunjangan DPRD akan terlaksana, dan sejauh mana penyidik Polda Sulsel akan mengungkap keterkaitan nama mantan wali kota tersebut dalam perkara Dinkes.(*)