PAREPARE, VOICE SULSEL –Polres Parepare merilis kasus penganiayaan buntut dari perselingkuhan yang melibatkan wanita bersuami inisial M (40) dengan pria idamannya inisial (B).
Kapolres Parepare AKBP Arman Muis mengatakan kasus penganiayaan itu dipicu karena kecemburuan, sebab pelaku atau suami dari M tidak tahan melihat istrinya ditiduri oleh lelaki yang menjadi korban penganiayaan.
Menurut Kapolres perselingkuhan antara Marini dengan B sudah berlangsung sejak 3 bulan sebelum keduanya kepergok tidur bareng oleh suaminya sendiri dirumah orang tua perempuan, di jalan Jambu Kota Parepare, Senin subuh 4/9/2023 lalu.
“Dari keterangan yang kami terima, perselingkuhan antara M dengan B ini sudah berlangsung 2 sampai 3 bulan,” kata Arman Muis saat jumpa pers di Mapolres Parepare, Jumat 8/9.
Kapolres juga menyampaikan ihwal perselingkuhan itu terbongkar, lantaran suami M pulang ke rumah untuk meminta uang ojek kepada istrinya. Namun, saat memasuki kamar, suami M curiga karena tempat tidur yang berantakan dan terdapat dua bantal pada tempat tidur tersebut.
Benar saja, setelah menggeledah, ternyata ditemukan pria yang diduga selingkuhan istrinya bersembunyi didalam rumah.
“Jadi setelah ditemukan didalam rumah, pelaku langsung menikam korban dengan senjata tajam,” jelasnya.
Pria peselingkuh itu langsung roboh karena mendapat luka tikam pada dadanya dan tangannya.
Seperti diketahui, kasus ini sudah ditangani Polsek Ujung Kota Parepare, dimana pelaku, yakni suami Marini ditahan dan dijerat dengan pasal penganiayaan.(fs)