PAREPARE VOICE SULSEL — Pembangunan Jembatan kembar kota Parepare yang mangkrak selama hampir 1 tahun kini mendapat angin segar. Pasalnya, jembatan yang dibangun sejak Juli 2022 itu akan dilanjutkan pembangunannya setelah mendapat dana segar Rp 3 miliar dari APBD Parepare. Hal tersebut diungkap Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Parepare, Widin saat dikonfirmasi voicesulsel.com, Sabtu 8 Juli 2023.
Widin kepada wartawan mengatakan, kelanjutan pembangunan jembatan Kembar akan kembali ditender. “Sedang ditenderkan, tapi masih berproses di ULP,” katanya.
Widin menyebut anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan tahap 2 sebanyak Rp 3 miliar. Itu untuk menuntaskan pembangunan jembatan yang diperkirakan akan mulai dikerjakan pada Agustus 2023. “Rp 3 miliar itu sudah mencakup hingga tuntas seluruh jembatan termasuk aksesorisnya,” jelas dia.
Sementara Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kota Parepare, Andi Ardian yang dikonfirmasi belum menjawab pertanyaan wartawan. Meski sebelumnya Ardian mengaku kalau pembangunan tahap 2 jembatan tersebut masih berproses di Dinas PUPR atau dalam tahap perencanaan.
Sebelumnya jembatan Kembar ini dibangun atas dana dari bantuan keuangan provinsi Sulsel sebesar Rp 28,6 miliar. Pembangunan jembatan dimulai pada 25 Juli 2022 dengan masa kerja 160 hari kerja oleh kontraktor pelaksana PT Halal Barakallah Utama dengan konsultan pengawas CV Ashima Consultan.
Namun hingga batas waktu yang ditentukan selama 5 bulan atau berakhir pada Desember 2022, pembangunan jembatan ini terhenti dengan alasan anggaran habis.
Saat itu terlihat, jembatan belum selesai di cor pada badan jalan seluas 40 x 7 meter dan beberapa pengerjaan lainnya yang belum tuntas.(ak)