Beranda ยป Staf Honorer SMK di Makassar Laporkan Pelecehan Atasannya. ‘Dia Remas Payudara dan Bokong Saya’

Staf Honorer SMK di Makassar Laporkan Pelecehan Atasannya. ‘Dia Remas Payudara dan Bokong Saya’

Bagikan

MAKASSAR VOICE SULSEL — Seorang staf honorer salah satu SMK negeri di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), inisial AD (25) mengaku menjadi korban pelecehan seksual oleh oknum atasannya di sekolah.

AD mengatakan oknum atasannya itu bahkan sudah dua kali melakukan aksi tak senonohnya itu. AD mengatakan kejadian pelecehan yang pertama dia alami pada saat dia membawa sebuah dokumen ke oknum atasannya yang merupakan kepala tata usaha pada Senin (12/6). Oknum atasan itu diduga sejak awal mengincar untuk melecehkan AD. “Saya mau kasih dokumennya, dia jawab simpan di ruangan saya saja. Saya bergegas keluar dia ikut saya dari belakang terus dia berusaha cium bibir,” ujar AD kepada detikSulsel, Kamis (13/7/2023).

Belasan Mahasiswi UIN Alauddin jadi Korban Kesusilaan

AD yang mendapatkan perlakuan tak senonoh itu lantas mendorong sang atasan. Selanjutnya dia bergegas pergi. “Saya refleks dorong lalu bilang jangan begitu pak,” ujar AD.

Pelecehan kemudian berlanjut dan bahkan lebih berani. AD awalnya kembali membawa dokumen ke ruangan sang atasan pada Sabtu (17/6). Saat itulah AD kembali mendapatkan pelecehan, bokong dan payudaranya diremas. “Saya kasih dokumen untuk ditandatangani, tidak selang lama dia remas pantat saya sama payudara saya dan berkata tidak ada orang di sini,” tutur AD. AD yang sudah habis kesabaran lantas mengadukan pelecehan itu kepada suaminya.

Suami AD kemudian menelepon oknum atasan istrinya tersebut. “Saya pulang cerita ke suami saya kronologisnya dan suami saya telepon, ini beliau dikasih pengakuan dan dia mengaku bahwa memang sudah di luar batas dan sudah seperti binatang,” cerita AD.

Belakangan atasan AD tersebut justru mengelak dan memutar balikkan fakta di depan kepala sekolah dan wakil kepala sekolah. AD justru dituding telah menggoda oknum atasannya.

“Saat 19 Juni suami saya datang ke sekolah untuk klarifikasi di depan kepala sekolah dan wakil kepala sekolah, dia mengelak dan memutarbalikkan fakta. Dia jelaskan ke orang bahwa saya menggoda beliau dia bilang saya tidak tahu menggoda,” kata AD. (*)

Sumber https://www.detik.com/sulsel/hukum-dan-kriminal/d-6820484/kepala-tata-usaha-smk-di-makassar-dipolisikan-remas-bokong-payudara-honorer