PAREPARE, VOICESULSEL — Persoalan dugaan penganiayaan yang dilaporkan keluarga Il–Er terhadap salah satu warga, Huky (22), berbuntut panjang di Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare. Sejumlah warga menyampaikan pernyataan keberatan dan meminta keluarga tersebut meninggalkan lingkungan mereka.
Permasalahan bermula dari laporan keluarga IL ke Polres Parepare terkait dugaan penganiayaan terhadap anak mereka, M (9), pada Jumat 31 Oktober 2025. Huky telah dipanggil untuk klarifikasi dan, menurut pihak keluarga, diarahkan menempuh penyelesaian melalui Restorative Justice.
Warga Sampaikan Pernyataan Keberatan
Keluarga besar Huky bersama puluhan warga setempat kemudian membuat pernyataan yang berisi sejumlah keluhan mengenai perilaku anak IL serta dinamika hubungan mereka dengan warga lain.
Koordinator warga, Effendy S.ar, yang juga orang tua Huky, menyebut sejumlah alasan yang membuat warga merasa resah, sebagaimana tertuang dalam pernyataan bersama tersebut.
“Warga menilai sudah banyak kejadian yang menyebabkan ketidakharmonisan di lingkungan. Kami meminta pemerintah dan aparat hukum menelaah masalah ini agar tidak melebar,” kata Effendy dalam keterangannya kepada media, Rabu (3/12/2025).
Ia menuturkan telah berkomunikasi dengan ketua RT, RW, LPMK, dan Lurah mengenai sikap warga yang mendukung pemindahan keluarga tersebut dari wilayah itu. Effendy juga menilai permasalahan ini “sebenarnya kecil namun dibesar-besarkan” serta membantah adanya tuduhan pemerasan dari pihaknya.
Mediasi Tingkat Kelurahan Gagal
Upaya penyelesaian di tingkat Kelurahan Lumpue dilakukan melalui pertemuan bersama Lurah, LPMK, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta tokoh masyarakat pada Rabu siang. Namun mediasi tersebut tidak mencapai kesepakatan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak keluarga IL belum memberikan keterangan langsung kepada media terkait respons mereka atas penolakan warga maupun tuduhan yang diarahkan kepada anak mereka.
Proses Hukum Berlanjut
Kasus laporan dugaan penganiayaan terhadap M masih berada dalam penanganan Polres Parepare. Aparat disebut menyarankan opsi penyelesaian melalui mekanisme Restorative Justice, namun keputusan akhir tetap menunggu kesediaan para pihak.
Pemerintah Kelurahan Lumpue dan unsur Forkopimcam Bacukiki Barat disebut terus memantau perkembangan situasi guna mencegah meluasnya konflik sosial di lingkungan tersebut.