PAREPARE, VOICE SULSEL — Direktur Reserse Narkoba Polisi Daerah (Polda) Sulawesi Selatan, Komber Pol Dodi Rahmawan kunjungan kerja ke daerah bertemu jajaran Polres, diantaranya, Polres Parepare, Barru, Pinrang, Toraja, Toraja Utara, Enrekang, dan Sidrap di Hotel Pare Beach , Jalan Bau Massepe, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Bacukiki Barat, Kamis 24 Februari 2022.
Ia mengatakan dalam kunjungan untuk melihat dinamika kerja jajaran Sat Narkoba Polres menghadapi tantangan kejahatan yang terlalu tinggi, utamanya di Sulawesi Selatan. Kata Dodi, beberapa program kerja seperti kampung tangguh narkoba akan di gelorakan dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat, pemerintah, TNI, POLRI, Badan Narkotika Provinsi.
Ia mengatakan kolaborasi BNP, Beacukai untuk memonitor peredaran narkoba melalui jalur laut. Disamping itu melakukan koordinasi dengan pihak bandara dalam pemantauan, baik melalui jalur udara, baik domestik maupun transit, terkait pengiriman paket-paket yang mencurigakan.
“Beberapa waktu lalu kita mengungkap pengiriman paket ilegal yang ditujukan ke Makassar, berupa obat-obatan daftar ilegal dan sementara tim lagi melakukan pemyelidikan,” ungkapnya.
Ia berpesan kepada Kasat Narkoba di daerah, terkait adanya keterlibatan oknum polisi agar menyikapi dengan serius dan tidak ada toleransi bagi anggota yang terlibat. “Komitmen sudah jelas untuk memberikan sanksi, proses lagi di sidang kode etik maupun di pidana,” ujarnya.
“Oleh karena itu rekan-rekan lakukan evaluasi keberadaan anggota kita untuk meminimalisir keterlibatan anggota dalam kejahatan natkotika,” tegas dia.
Sebelumnya, pada Februari 2022, tiga oknum anggota Polri di sulawesi Selatan terlibat narkoba dan terancam pidana dan sanksi pemberentian dengan tidak terhormat (PDHT).