Beranda » Festa Kasih Merah Putih 2026 di SD Katolik Parepare, Semarak HUT RI ke-81 dengan Semangat Kebersamaan

Festa Kasih Merah Putih 2026 di SD Katolik Parepare, Semarak HUT RI ke-81 dengan Semangat Kebersamaan

Bagikan

PAREPARE, VOICESULSEL — Suasana penuh kegembiraan mewarnai halaman SD Katolik Parepare, Jumat (28/8/2026), saat seluruh keluarga besar sekolah menggelar Festa Kasih Merah Putih 2026 sebagai puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

Mengusung tema “Bersukacita dalam Kasih, Bersatu dalam Merah Putih”, kegiatan tersebut melibatkan peserta didik, guru, tenaga kependidikan, serta orang tua.

Kepala SD Katolik Parepare, Tri Bonny Marthen, S.Pd.SD.,Gr, mengatakan Festa Kasih Merah Putih merupakan bentuk euforia sekaligus puncak rangkaian perayaan kemerdekaan di lingkungan sekolah.

Sebelumnya, seluruh keluarga besar SD Katolik Parepare juga turut berpartisipasi dalam kegiatan lomba gerak jalan. Semangat tersebut kemudian dilanjutkan melalui berbagai permainan dan perlombaan di lingkungan sekolah.

“Tujuannya untuk membangun kebersamaan, kekompakan, sportivitas, dan kegembiraan bersama, sekaligus mempererat hubungan antara sekolah dan orang tua,” ujar Tri Bonny.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang perlombaan untuk menentukan pemenang. Lebih dari itu, permainan dirancang menjadi bagian dari pendidikan karakter bagi peserta didik.

Anak-anak diajak belajar bekerja sama, bertanggung jawab, berani mencoba, menjaga sportivitas, serta saling mendukung untuk mencapai tujuan bersama.

Semangat tersebut dinilai semakin relevan karena SD Katolik Parepare merupakan sekolah yang memiliki peserta didik dari berbagai latar belakang agama.

Meskipun merupakan sekolah Katolik, lingkungan sekolah terbuka bagi peserta didik dengan keberagaman latar belakang. Karena itu, semangat persatuan dalam merah putih menjadi nilai penting yang terus ditanamkan kepada anak-anak.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap semangat persatuan dan kebersamaan dalam keberagaman semakin tumbuh di lingkungan sekolah,” kata Tri Bonny.

Guru Ikut Bertanding Bersama Siswa

Festa Kasih Merah Putih 2026 diisi sejumlah permainan yang dibagi berdasarkan kelompok peserta.

Untuk siswa kelas rendah, yakni kelas 1, 2 dan 3, terdapat permainan Kipas Ikan Kertas dan Menyusun Warna Bola.

Sementara siswa kelas tinggi mengikuti permainan Estafet Cup Gelas dan Oper Salur Cup.

Yang membuat suasana semakin meriah adalah keterlibatan langsung para wali kelas dalam perlombaan siswa kelas tinggi. Para guru tidak hanya berdiri memberikan arahan dari luar arena, tetapi ikut berlari dan menyelesaikan permainan bersama peserta didiknya.

Kehadiran guru di arena lomba membuat anak-anak semakin antusias. Tawa dan sorakan terdengar ketika guru dan siswa berusaha menyelesaikan setiap tantangan.

Bagi sekolah, keterlibatan tersebut menjadi momentum untuk membangun kedekatan antara guru dan peserta didik. Anak-anak dapat melihat bahwa guru tidak hanya hadir sebagai pengajar, tetapi juga menjadi bagian dari kegembiraan mereka.

Orang Tua dan Guru Turut Berkompetisi

Kemeriahan tidak hanya menjadi milik siswa. Orang tua bersama guru dan tenaga kependidikan (PTK) juga ambil bagian dalam permainan 1 Tapak 1 Tujuan dan Tangan Panjang.

Kedua permainan tersebut menuntut kekompakan dan koordinasi setiap anggota tim.

Keterlibatan orang tua menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Dukungan diberikan melalui parenting atau paguyuban kelas, termasuk bantuan merchandise dan berbagai kebutuhan kegiatan.

Pihak sekolah menilai keterlibatan tersebut menjadi bukti bahwa pendidikan membutuhkan kolaborasi antara sekolah dan keluarga.

Ketika orang tua ikut hadir dan terlibat dalam kegiatan sekolah, anak-anak merasakan dukungan yang lebih kuat terhadap proses belajar dan tumbuh mereka.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pengundian merchandise menggunakan spin wheel. Siswa, guru, dan orang tua bersama-sama menunggu nomor yang terpilih.

Pengundian tersebut menjadi bentuk apresiasi sekolah kepada seluruh peserta dan orang tua yang telah mendukung Festa Kasih Merah Putih 2026.

Bagi SD Katolik Parepare, kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui upacara maupun perlombaan. Nilai kemerdekaan juga dapat diwujudkan melalui kebersamaan, persaudaraan, sportivitas, dan kemampuan hidup berdampingan dalam keberagaman.

Melalui Festa Kasih Merah Putih 2026, sekolah berharap kegiatan tersebut terus menjadi bagian dari budaya positif SD Katolik Parepare.

“Bersukacita dalam Kasih, Bersatu dalam Merah Putih” menjadi pesan bahwa perbedaan bukan penghalang untuk bermain bersama, saling menghargai, dan membangun persaudaraan sebagai bagian dari masyarakat Indonesia.(*)