Suhu Capai 50° Celcius, Ratusan Jemaah Haji Meninggal di Mekkah Tersengat Hawa Panas

Salah seorang jenazah tergeletak di pinggir jalan yang diduga meninggal karena sengatan hawa panas di Mekah

MEKAH — Dilaporkan sekira 550 jemaah haji yang meninggal dunia pada musim haji tahun 2024 ini. Dari data yang ada, sebanyak 323 orang yang meninggal dunia adalah jemaah asal Mesir. Sebagian besar dari jumlah ini meninggal dunia karena penyakit yang berhubungan dengan suhu pana.

TV nasional Saudi melaporkan peningkatan suhu tertinggi terjadi pada hari Senin hingga menyentuh angka 51,8 derajat Celsius di Masjidil Haram, Makkah.

Kantor berita Tunisia Tunis Afrique Presse menyampaikan, sebanyak 35 warga negaranya telah meninggal selama pelaksanaan ibadah haji. Sebagian besar penyebabnya adalah suhu panas yang ekstrem.

Begitu pula dengan Kementerian Luar Negeri Yordania mengatakan telah mengeluarkan 41 izin pemakaman untuk para jemaah Yordania pada hari Selasa. Sebelumnya, kementerian juga telah mengatakan sedikitnya enam warga negara Yordania meninggal karena suhu panas selama musim haji.

Sementara itu, kantor berita pemerintah Iran, IRINN, melaporkan 11 warga negara Iran dikabarkan meninggal dunia dan 24 lainnya dirawat di rumah sakit selama musim haji.

Merujuk pada data Kementerian Kesehatan, jemaah haji asal Indonesia juga turut memperpanjang data jemaah yang wafat. Sebanyak 144 jemaah asal Indonesia meninggal selama haji. Data tersebut tidak menyebutkan apakah kematian tersebut disebabkan oleh suhu panas.

Dibeberapa video yang publis memperlihatkan jenazah sejumlah orang tergeletak di pinggir jalan. Jemaah haji itu diduga meninggal karena sengatan hawa panas.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *