Rampungkan Jembatan Kembar, PUPR kembali Anggarkan Rp 7 Miliar

PAREPARE, VOICE SULSEL — Proses pembangunan tahap 2 jembatan kembar sudah masuk dalam tahap perencanaan. Proyek yang dianggarkan sebesar Rp 2,9 miliar itu akan kembali dilelang untuk merampungkan secara keseluruhan pembangunan jembatan kembar yang belum rampung.

Proyek yang menghabiskan anggaran sebesar Rp 30 miliar dari bantuan keuangan provinsi 2022 tersebut kembali mendapatkan anggaran tambahan dari APBD pokok 2023 kota Parepare.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kota Parepare Andi Ardian mengaku proyek tahap 2 pembangunan jembatan kembar akan kembali dilelang. Ia mengatakan proyek tersebut masih dalam tahap perencanaan.

“Iya pak akan dilelang kembali,” katanya. Saya belum dapat datanya apakah sudah selesai atau belum perencananya,” kata Andi Ardian saat dihubungi, Rabu 3 Mei lalu.

Kepastian jadwal perencanaan akan ditentukan oleh bagian perencanaan dari OPD terkait dalam hal ini Dinas PUPR,” jelas Andi Ardian.

Sementara dihubungi terkait pembangunan jembatan kembar tersebut Plt Kadis PUPR, Budi Rusdi mengaku proses tender akan kembali dilakukan. Ia menyebutkan pemenang tender belum dapat dipastikan. “Kalau tender pasti akan dilaksanakan tender, tetapi siapa pemenangnya tergantung dari pendaftar,” katanya.

Disinggung terkait perencanaan tiang pancang yang meleset dari 25 meter ke 32 meter hingga menyebabkan jembatan tersebut belum berfungsi karena kekurangan anggaran, Budi mengatakan hal itu bukan karena kesalahan, namun kata dia pada saat direncanakan berbeda dengan kondisi pada saat dilaksanakan.

“Bukan kesalahan sebenarnya, mungkin pada saat analisis perencanaan, beda dengan kondisi pada saat pelaksanaan. Waktu pengujian sondir tanah, mungkin dirasa sudah tepat, ternyata saat dipasangi tiang masih harus masuk, sehingga perlu ada penambahan dan penyesuaian,” bebernya.

Kata dia, untuk melanjutkan proyek jembatan agar tidak mangkrak, maka pihaknya mengajukan penambahan anggaran tambahan sekira Rp 7 miliar.

“Saat ini perencanaan sedang berproses dan ini harus final semua baru masuk proses lelang,” jelasnya.

Terkait dana tambahan, Budi Rusdi menyebut proyek itu mendapat tambahan dana sekira Rp 5 miliar untuk melanjutkan pembangunan, termasuk sisa jalan yang belum diaspal sepanjang 300 meter plus tambahan Rp 2,9 miliar untuk kelanjutan pembangunan jembatan.

“Ada tambahan dari APBD pokok kurang lebih Rp 7 miliar untuk jembatan dan penuntasan jalan 300 meter,” tandasnya.(ak)

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *