PAREPARE, VOICESULSEL — PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulselrabar bekerja sama dengan Taruna Siaga Bencana (Tagana), BPBD, Yayasan Baitul Mal (YBM) PLN UP3 Parepare, PLN Nusantara Power UP Bakaru, serta Orari Lokal Parepare menggelar bakti sosial di wilayah Tegal, Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Selasa (20/1/2026).
Kegiatan kerja bakti tersebut merupakan rangkaian pelatihan kesiapsiagaan bencana yang dilaksanakan serentak di 46 wilayah pada tiga provinsi dalam cakupan kerja PLN UID Sulselrabar, sebagai bagian dari program Desa Siaga Bencana 2026 melalui CSR PLN.

Manager Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UID Sulselrabar, Ahmad Amirul Syarif, mengatakan wilayah Tegal menjadi salah satu lokasi terpilih karena memiliki potensi kerawanan bencana, khususnya banjir.
“Tegal ini merupakan salah satu wilayah yang dipilih sebagai Desa Siaga Bencana. Di sini diberikan materi kesiapsiagaan bencana oleh Tagana dan BPBD, dengan dukungan Orari Lokal Parepare sebagai pelaksana di lapangan,” jelasnya.

Selain kegiatan kerja bakti dan pelatihan kesiapsiagaan, PLN melalui YBM PLN juga menyalurkan bantuan sosial berupa 100 paket sembako kepada masyarakat pra sejahtera serta bantuan beasiswa bagi lima mahasiswa.
Ahmad Amirul menambahkan, program serupa sebelumnya juga pernah dilaksanakan di Malino, Kabupaten Gowa, saat wilayah tersebut terdampak bencana longsor. Menurutnya, kegiatan di Tegal diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana banjir yang kerap terjadi.
Sementara itu, Dandim 1405 Parepare yang diwakili Danramil Kapten Infanteri Sudarman membenarkan bahwa wilayah Tegal termasuk daerah rawan bencana. Namun, upaya pemerintah daerah seperti pengerukan sungai telah dilakukan untuk meminimalisir dampak banjir.

Camat Ujung Kota Parepare, Andi Mulyadi, turut mengapresiasi pelaksanaan bakti sosial Desa Siaga Bencana tersebut. Ia menilai kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.