PAREPARE, VOICE SULSEL — Lapas Kelas IIA Parepare menggelar apel pagi sekaligus menyambut peserta Magang Batch 2 Kementerian Ketenagakerjaan RI di halaman Lapas Parepare.
Kegiatan dipimpin Kepala Lapas Marten, Bc.IP., S.H., M.H., dan dihadiri para pegawai serta peserta magang.
Dalam kegiatan tersebut, Kalapas menegaskan bahwa program magang menjadi bagian dari dukungan Lapas Parepare terhadap Asta Cita Presiden RI, khususnya Asta Cita Nomor 4 tentang penguatan sumber daya manusia unggul, produktif, adaptif, dan berdaya saing.
Program ini disebutnya menjadi ruang pembelajaran langsung bagi peserta untuk memahami proses kerja di lingkungan pemasyarakatan.
Peserta Magang Batch 2 Kemenaker RI dijadwalkan menjalani praktik kerja mulai 24 November 2025 hingga 23 Mei 2026. Mereka akan ditempatkan pada sejumlah bidang, baik administrasi maupun teknis pemasyarakatan, sebagai bentuk pembekalan profesional bagi calon tenaga kerja yang kompeten.
Dari Kemenaker RI, Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan (Barenbang) Anwar Sanusi menyampaikan bahwa penyelenggaraan Batch 2 merupakan lanjutan dari Batch 1 yang mendapat respons besar dari masyarakat.
Ia menyebut pemerintah menargetkan lebih dari 80 ribu peserta dalam program nasional tersebut dan mengajak generasi muda untuk mempersiapkan diri.
Kalapas Marten juga menekankan kesiapan Lapas Parepare dalam mendukung penuh pelaksanaan magang ini. Ia berharap peserta mampu memanfaatkan kesempatan untuk memahami sistem pemasyarakatan sekaligus meningkatkan kompetensi profesional.
Para peserta magang menyampaikan antusiasme mereka atas kesempatan ditempatkan di Lapas Parepare. Mereka menilai program ini memberi pengalaman langsung yang relevan dengan tata kelola pemerintahan, khususnya di bidang pemasyarakatan.
Kegiatan apel dan penyambutan berlangsung tertib dan hangat. Kehadiran peserta magang turut memberikan energi baru bagi jajaran Lapas Parepare dalam meningkatkan kualitas layanan dan pembinaan.
Dengan dimulainya program ini, Lapas Parepare kembali menegaskan komitmennya mendukung peningkatan kualitas SDM nasional serta berkontribusi terhadap program prioritas pemerintah melalui sinergi antara lembaga pendidikan, kementerian, dan institusi pemasyarakatan.(*)