PAREPARE, VOICESULSEL – Anggota DPRD Kota Parepare Hj. Asmawati dari Fraksi Partai NasDem menggelar reses atau temu konstituen di Lagota Café, Minggu (25/5/2025). Kegiatan tersebut dihadiri ratusan konstituen yang datang untuk menyampaikan aspirasi mereka secara langsung.
Dalam sambutannya, legislator dua periode ini mendorong peserta untuk lebih aktif dalam menyampaikan masukan. Ia berharap seluruh peserta tidak ragu bertanya dan memberikan informasi secara rinci terkait aspirasi yang ingin diperjuangkan.
“Saya harap kali ini tidak seperti kemarin. Jangan sampai tidak ada yang bertanya, akhirnya kita terpaksa pakai metode menulis pertanyaan, dan sayangnya banyak yang tidak jelas. Ini menyulitkan proses verifikasi oleh dinas terkait,” ucap Asmawati.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena sejumlah bantuan yang dijanjikan sebelumnya belum terealisasi. Namun ia memastikan bahwa semua bantuan yang telah melalui tahapan verifikasi tinggal menunggu waktu untuk direalisasikan.
“Pasti ada yang bilang ini Bu Haji hanya janji-janji, tapi belum terealisasi. Jadi saya sampaikan, sabar. Insyaallah, cukup kita menunggu waktu saja,” ujarnya.
Beberapa jenis bantuan yang dimaksud antara lain perlengkapan usaha untuk prasmanan, alat masak, mesin jahit, dan bantuan lainnya bagi pelaku UMKM dan produksi rumahan. Ia menyebut, data penerima manfaat telah diverifikasi dan saat ini tinggal menunggu proses penyaluran.
Selain itu, Asmawati juga menyoroti pentingnya informasi detail dari konstituen, seperti lokasi RT/RW dan kontak penerima manfaat. Hal ini dianggap penting untuk memudahkan dinas pelaksana seperti Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan Dinas Tenaga Kerja dalam melakukan verifikasi lapangan.
“Kemarin kami hanya mampu menjaring 20 sampai 30 persen aspirasi karena datanya tidak lengkap. Dinas-dinas ini butuh informasi jelas supaya tidak perlu bolak-balik melakukan konfirmasi ulang,” jelasnya.
Menariknya, Asmawati juga menyoroti kehadiran banyak anak muda dalam kegiatan tersebut. Ia pun mengajak mereka untuk berdiskusi khususnya terkait isu pendidikan dan program yang relevan dengan generasi muda.
“Saya lihat banyak yang hadir ini anak muda. Mungkin bisa disampaikan pertanyaan yang berkaitan dengan pendidikan atau hal lain yang kalian butuhkan,” tutupnya.