MAKASSAR, VOICESULSEL — Di tengah keterbatasan dukungan, Delegasi Ikatan Duta Lingkungan Hidup (IKADAH) Kota Parepare kembali membuktikan bahwa prestasi tidak lahir dari kemewahan fasilitas, melainkan dari komitmen, daya juang, dan konsistensi. Dalam malam grand final Pemilihan Duta Lingkungan Hidup Sulsel Tahun 2025 di Aerotel Smile 20 Desember 2025, delegasi Kota Parepare sukses mengukir prestasi membanggakan.
Setelah mengikuti masa Karantina 18–19 Desember 2025 di Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Sulawesi dan Maluku, empat delegasi IKADAH Kota Parepare berhasil mencatatkan prestasi membanggakan, sekaligus memperpanjang sejarah konsistensi Parepare sebagai daerah yang setiap tahun mampu menembus jajaran Top 3 Pemilihan Duta Lingkungan Hidup Sulsel.
Prestasi tersebut di antaranya diraih Rezky Yansen Iriandi Sidauruk, Winner Putra Duta Lingkungan Hidup Kota Parepare Tahun 2025, yang berhasil terpilih sebagai Runner Up I atau Juara II Putra Duta Lingkungan Hidup Sulsel Tahun 2025.
Selain itu, Sitti Fatima Az-zahara selaku Winner Putri dan Anwar Pratama Purnama sebagai Runner Up I Putra Duta Lingkungan Hidup Kota Parepare Tahun 2025 berhasil meraih penghargaan kategori Best Favorit Putri dan Putra Duta Lingkungan Hidup Sulsel Tahun 2025.
Sementara itu, Muhammad Wirayudha, Runner Up II Putra Duta Lingkungan Hidup Kota Parepare Tahun 2023, turut mempersembahkan prestasi dengan meraih kategori Best Intelegensia Putra Duta Lingkungan Hidup Sulsel Tahun 2025.
Ketua Umum Ikatan Duta Lingkungan Hidup (IKADAH) Kota Parepare, Fitrah Aulia Ramadhan yang juga Ketua Panitia Pemilihan Duta Lingkungan Hidup Sulsel Tahun 2025, menegaskan capaian ini diraih tanpa adanya dukungan fasilitas maupun bantuan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Parepare.
Prestasi ini lahir dari kerja kolektif dan swadaya penuh. “Dan tidak ada pendampingan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Parepare. Namun kami tetap memilih berjalan, karena komitmen terhadap lingkungan tidak boleh berhenti hanya karena abainya dukungan,” tegasnya.
Ia menambahkan, keberhasilan ini seharusnya menjadi refleksi bersama, bukan sekadar euforia sesaat.
“Jika hari ini Parepare terus masuk Top 3 setiap tahun di tingkat provinsi, maka sudah sepatutnya gerakan ini tidak lagi dipandang sebagai kegiatan seremonial, tetapi sebagai aset strategis daerah dalam pembangunan lingkungan hidup,” lanjut mahasiswa Fakultas Hukum UMI ini.
Rezky Yansen Iriandi Sidauruk, Runner Up I Putra Duta Lingkungan Hidup Sulsel 2025, menyampaikan, capaian ini justru memperkuat tekad perjuangan.