Beranda ยป Audiens, Taufan: SMSI Role Model Edukasi dalam Pemberitaan

Audiens, Taufan: SMSI Role Model Edukasi dalam Pemberitaan

Audiens SMSI Parepare dengan Wali Kota Parepare terkait rencana pelantikan pengurus SMSI Parepare.
Bagikan

PAREPARE, voicesulsel.com — Wali Kota Parepare menerima audiens Pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) di lounge Kantor Setdako, Senin (14/3/2022).

Ketua SMSI Kota Parepare, Rusli Amrullah mengatakan, audiensi itu dimaksudkan untuk melaporkan rencana pelantikan pengurus baru kepada Walikota selaku Ketua Pembina SMSI Kota Parepare.

“Alhamdulillah, Pak Wali (Taufan Pawe) sangat mendukung. Bahkan beliau menyarankan agar pelantikan Pengurus SMSI nantinya dilaksanakan di Auditorium Bj Habibie, dengan menghadirkan semua SKPD, Ormas dan Organisasi Profesi,” kata Rusli Amrullah.

Sementara Wali Kota Parepare, Taufan Pawe didampingi asisten I dan Plt Kadis Kominfo Parepare Amarun Agung Hamka menyampaikan apresiasinya kepada pengurus SMSI. Menurut dia, organisasi ini dapat menjadi role model yang memberikan edukasi dalam pemberitaan.

“Sekarang ini semua serba online, jadi saya yakin SMSI ini bisa menjadi motor edukasi dan inovasi, kuncinya bangun kepercayaan publik dengan tidak memberikan berita hoax,” pesan Ketua DPD I Sulsel Partai Golkar ini.

Sebagai Dewan Pembina, lanjut Taufan Pawe, dirinya mengimbau agar setiap tiga bulan SMSI Parepare melakukan pertemuan sebagai bahan evaluasi isu-isu kekinian.

“Jika ingin maju, maka organisasi harus terstruktur dan punya arah jelas. Karena itu, saya menyarankan untuk dijadwalkan pertemuan berkala setiap tiga bulan sebagai bahan evaluasi,” imbau dia.

“Jangan ragu untuk meminta pandangan maupun dukungan. Tetap jalin koordinasi dan komunikasi, serta bersinergi untuk kemajuan daerah,” tambah Taufan Pawe.

Walikota berlatar belakang doktor hukum ini juga menawarkan agar pelantikan SMSI Parepare dilaksanakan di Auditorium Bj Habibie, dan diisi kegiatan dialog kebangsaan.

“Saya sarankan saat pelantikan, buka forum dialog kebangsaan dengan kearifan lokal. Hadirkan pembicara yang berkualitas dan intelektual dalam bidangnya,” tandasnya. (*)