PAREPARE — Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Parepare menggelar Pekan Maulid yang dirangkaikan dengan berbagai perlombaan antar-majelis taklim.
Kegiatan tersebut resmi dibuka pada Jumat malam oleh anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Taufan Pawe, dan berlanjut pada Sabtu, 5 September 2026.
Pekan Maulid BKMT ini melibatkan sejumlah majelis taklim di Kota Parepare sebagai peserta. Beragam lomba bernuansa Islami digelar untuk menyemarakkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Sejumlah cabang lomba yang dipertandingkan di antaranya tadarus Al-Qur’an, baca puisi, sholawatan, dan hadroh.
Kegiatan tersebut digelar di bawah kepemimpinan Ketua BKMT Kota Parepare, Hj. Erna Rasyid Taufan. Selain menjadi ajang perlombaan, kegiatan ini diharapkan dapat mempererat silaturahmi antar-majelis taklim sekaligus meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap nilai-nilai keislaman.
Salah satu majelis taklim yang turut ambil bagian adalah Majelis Taklim Alfirdaus, yang beralamat di Jalan Kijang, Kelurahan Labukkang, Kota Parepare.
MT Alfirdaus mengikuti dua cabang lomba, yakni baca puisi dan tadarus Al-Qur’an.
Untuk lomba baca puisi, MT Alfirdaus mengutus Nursyamsi Ali sebagai peserta. Sementara untuk cabang tadarus Al-Qur’an, Maraeni dipercaya mewakili MT Alfirdaus.
Nursyamsi Ali mengapresiasi pelaksanaan Pekan Maulid yang digelar BKMT Kota Parepare. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga memberikan ruang bagi para anggota majelis taklim untuk mempererat ukhuwah dan mengembangkan kemampuan dalam kegiatan keagamaan.
Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan Ketua BKMT Kota Parepare, Hj. Erna Rasyid Taufan, yang dinilai terus mendorong kegiatan-kegiatan keagamaan yang melibatkan majelis taklim di Kota Parepare.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang digelar BKMT Kota Parepare. Kegiatan seperti ini menjadi wadah bagi majelis taklim untuk bersilaturahmi sekaligus menunjukkan kemampuan dan kreativitas dalam kegiatan keagamaan,” ujar Nursyamsi Ali.
Pekan Maulid BKMT Kota Parepare diharapkan berlangsung semarak dan menjadi momentum untuk memperkuat peran majelis taklim dalam membangun kehidupan keagamaan serta mempererat persaudaraan masyarakat.(*)