Beranda ยป Manfaatkan Dana Kelurahan, Warga Bukit Harapan Ikuti Sosialisasi dan Praktik Pemadam Kebakaran

Manfaatkan Dana Kelurahan, Warga Bukit Harapan Ikuti Sosialisasi dan Praktik Pemadam Kebakaran

Bagikan

PAREPARE โ€” Kelurahan Bukit Harapan, Kecamatan Soreang, Kota Parepare menggelar kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Penanggulangan Bencana pada Senin (21/9/2026).

Kegiatan pemberdayaan masyarakat yang didanai melalui alokasi anggaran Dana Kelurahan Tahun 2026 ini berlangsung di Ruang Rapat Kelurahan Bukit Harapan.

Acara ini menghadirkan narasumber dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Parepare. Selain pemaparan materi, peserta juga dibekali praktik langsung cara memadamkan api dan penanganan kebakaran rumah tangga.

Turut hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Drs. Abd. Waris Muhiddin, Kepala Pelaksana BPBD Kota Parepare Rasdy Gery, S.STP., M.Si., Lurah Bukit Harapan Andi Masdianah, S.E., Ketua LPMK Bukit Harapan Anshar Abdullah beserta pengurus, para Ketua RT dan RW, mahasiswa KKN UNM Makassar, serta tamu undangan lainnya.

Lurah Bukit Harapan, Andi Masdianah, S.E., dalam sambutannya saat membuka acara menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran Dinas Damkar dan BPBD Kota Parepare. Ia menekankan pentingnya kegiatan ini untuk meningkatkan kepedulian dan kesiapsiagaan warga menghadapi potensi bencana.

“Atas nama Pemerintah Kelurahan Bukit Harapan, kami mengucapkan selamat datang kepada Kepala Dinas Damkar dan Kepala BPBD Kota Parepare beserta tim. Kegiatan ini sangat penting untuk pencegahan dan tanggap bencana. Kami berharap seluruh peserta dapat mengikutinya dengan sungguh-sungguh hingga tuntas agar ilmunya bisa dimanfaatkan jika sewaktu-waktu terjadi bencana,” ujar Andi Masdianah.

Imbauan Pencegahan Kebakaran Lahan
Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Parepare, Drs. Abdul Waris Muhiddin, mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada, terutama di musim kemarau. Ia menyoroti wilayah Kelurahan Bukit Harapan yang terbilang sering mengalami kebakaran lahan kosong.

“Antisipasi kebakaran dan bencana membutuhkan peran aktif semua warga. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta memastikan kompor dalam keadaan padam sebelum meninggalkan rumah,” imbau Abdul Waris.

Pemetaan Wilayah Rawan Bencana dan Bantuan

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Parepare, Rasdi Gery, S.STP., M.Si., memaparkan data terkini terkait dampak cuaca ekstrem di Kota Parepare. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 94 rumah mengalami kerusakan akibat angin kencang, di mana Kelurahan Bukit Harapan menjadi wilayah terdampak terbanyak yaitu 17 rumah.

Rasdi menjelaskan bahwa bantuan pemerintah seperti balok dan seng diprioritaskan untuk kerusakan pada bagian utama rumah (seperti kamar tidur, dapur, dan ruang tamu), sedangkan bagian teras tidak masuk dalam kriteria penerima bantuan.

“Pemerintah tidak memberikan bantuan untuk rumah kos, rumah kosong, maupun tempat usaha. Perlu dipahami juga bahwa bencana terbagi menjadi tiga jenis, yaitu bencana alam, non-alam, dan bencana sosial seperti dampak tawuran antar-pelajar,” jelaskannya.

Ia menambahkan, luas lahan yang terbakar di Kota Parepare hingga saat ini telah mencapai sekitar 40 hektare. Menyikapi situasi tersebut, pihaknya menerapkan status kewaspadaan wilayah di mana Kecamatan Soreang dan Ujung berstatus Siaga, sedangkan Kecamatan Bacukiki dan Bacukiki Barat berstatus Awas.

“Melihat tingginya frekuensi bencana, setiap kelurahan perlu membina Kelurahan Tangguh Bencana. Warga diimbau menyiapkan peralatan darurat seperti senter, jas hujan, hingga tali. Kesiapsiagaan harus terus ditingkatkan, apalagi kita masih menghadapi cuaca ekstrem dan ancaman El Nino,” tegas Rasdi.

Simulasi Pemadaman Api

Setelah sesi pemaparan materi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi dan latihan praktik penanganan kebakaran. Tim Damkar memberikan peragaan serta memandu langsung para peserta mengenai teknik memadamkan api secara aman, termasuk penanganan kebocoran dan kebakaran pada tabung kompor gas rumah tangga.(*)