PAREPARE – Upaya pencegahan penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku terus digencarkan di Kota Parepare melalui kegiatan vaksinasi terpadu yang melibatkan pemeriksaan kesehatan hewan secara menyeluruh.
Pejabat Otoritas Veteriner (POV) Kota Parepare, drh Nurdin, menjelaskan bahwa vaksinasi PMK merupakan langkah efektif dalam meningkatkan kekebalan tubuh ternak sekaligus menekan risiko penularan penyakit yang dapat berdampak besar pada sektor peternakan.
“Vaksinasi ini bertujuan untuk mencegah penyebaran PMK, meningkatkan imunitas ternak, serta mendukung program nasional pengendalian dan pemberantasan PMK,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan di lapangan, tim tidak hanya melakukan penyuntikan vaksin, tetapi juga serangkaian kegiatan terpadu guna memastikan kondisi ternak benar-benar layak divaksin.
Kegiatan tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan umum serta PKB (pemeriksaan kebuntingan) khusus pada sapi.
Selain itu, tim juga memberikan layanan tambahan berupa pengobatan bagi ternak yang sakit, pemberian obat cacing secara oral, hingga injeksi multivitamin guna meningkatkan kondisi fisik hewan.
Adapun proses vaksinasi PMK dilakukan dengan tahapan yang terstruktur, yakni vaksinasi dasar sebanyak dua kali dengan interval satu bulan, kemudian dilanjutkan dengan booster setiap enam bulan.
Vaksinasi ini diperuntukkan bagi ternak yang sehat dan berusia minimal tiga bulan.
Pemerintah juga mengimbau para peternak untuk aktif mendukung program ini dengan memastikan ternaknya mengikuti jadwal vaksinasi lanjutan.
Selain itu, peternak diminta meningkatkan kebersihan kandang, serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan gejala PMK pada hewan.
Langkah terpadu ini diharapkan mampu menekan potensi penyebaran PMK di Parepare sekaligus menjaga stabilitas sektor peternakan dan ketahanan pangan daerah.(*)