VOICESULSEL — Sekjen PSSI Yunus Nusi mengatakan bukan perkelahian antar suporter pada tragedi tewasnya ratusan suporter di stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu malam lalu.
Ia mengatakan tewasnya begitu banyak orang akibat berdesak-desakan. “Ini bukan karena bentrokan ataupun rivalitas karena tidak ada suporter dari tim lawan,” katanya.
Seperti diketahui, laga Arema Malang versus Persebaya Surabaya yang berlangsung di stadion Kanjuruhan Malang berakhir dengan kemenangan tim tamu Persebaya 2-3. Aremania rupanya tidak menerima hasil tersebut dan menerobosnya masuk ke lapangan pertandingan.
Rarusan suporter yang anarkis itu dihalau oleh petugas keamanan. Namun jumlah suporter yang cukup banyak, pihak keamanan dibuat kewalahan. Petugas pun menyemprotkan gas air mata untuk mengendalikan suporter.
Hal ini diduga salah satu pemicu timbulnya kepanikan dan memaksa ribuan suporter berdesakan ingin keluar dari stadion.
Pada posisi berdesakan itulah banyak suporter yang tewas karena sesak nafas dan terinjak. Disebutkan ada 130 orang tewas termasuk dua diantaranya anggota polisi.(*)