Rasa Empati, Wali Kota Parepare Pastikan Penanganan Jenazah Pelajar Korban Tenggelam di Pantai Lumpue

Walikota Parepare Tasming Hamid menyampaikan rasa duka cita kepada keluarga korban sekaligus memastikan penanganan jenazah dilakukan dengan baik Walikota Parepare Tasming Hamid menyampaikan rasa duka cita kepada keluarga korban sekaligus memastikan penanganan jenazah dilakukan dengan baik
Bagikan

PAREPARE, VOICESULSEL — Wali Kota Parepare Tasming Hamid meninjau langsung penanganan jenazah pelajar SMK Negeri 2 Parepare yang meninggal dunia akibat tenggelam di Pantai Lumpue, Senin (12/1/2026).

Wali Kota hadir di kamar jenazah RSUD Andi Makkasau Parepare untuk memastikan proses penanganan jenazah almarhum Muhammad Ikmar berjalan dengan baik.

Kehadirannya sekaligus memberikan dukungan moril kepada keluarga korban yang tengah berduka.

Baca : Pelajar Tenggelam di Pantai Lumpue Ditemukan Mengambang, Keluarga Korban Histeris

Terlihat Wali Kota Tasming Hamid berbincang langsung dengan pihak keluarga almarhum terkait kesiapan pemerintah kota dalam membantu proses penanganan jenazah hingga pemakaman.

Dalam kesempatan tersebut, Tasming Hamid juga berkoordinasi dengan Direktur RSUD Andi Makkasau Parepare, dr. Reni Anggraini Sary, guna memastikan seluruh prosedur medis dan administrasi ditangani secara maksimal.
Turut mendampingi Wali Kota Parepare, Kapolres Parepare AKBP Indra Waspada Yudha, yang bersama jajaran turut memantau situasi di rumah sakit.

Wali Kota Tasming Hamid menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim SAR Gabungan yang telah bekerja tanpa mengenal lelah selama tiga hari melakukan pencarian terhadap korban sejak dilaporkan hilang pada Sabtu lalu.

Baca : BREAKING NEWS: Pelajar SMKN 2 Parepare Terseret Arus di Pantai Lumpue, Tim SAR Lakukan Pencarian Intensif

Sebagai bentuk empati dan kepedulian pemerintah daerah, Wali Kota Parepare juga menyempatkan diri melayat ke rumah duka hingga pemakaman almarhum ke tempat peristirahatan terakhir.

“Atas nama Pemerintah Kota Parepare, kami menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga almarhum. Semoga keluarga diberi ketabahan dan kekuatan,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Pemerintah Kota Parepare turut mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di laut, mengingat saat ini memasuki musim angin barat dengan ketinggian gelombang yang dapat membahayakan keselamatan.

“Kami mengimbau seluruh warga Kota Parepare untuk berhati-hati dan waspada apabila beraktivitas di laut, karena ketinggian gelombang saat ini bisa mencapai 3 meter dan sangat berbahaya,” tegas Tasming Hamid.

Sebelumnya diberitakan, jenazah Muhammad Ikmar ditemukan oleh seorang nelayan di sekitar kawasan Pantai Paputo Tonrangeng, setelah dilaporkan hilang terseret arus laut di Pantai Lumpue.

Pada proses pencarian korban di lumpue oleh Tim SAR, Walikota Tasming Hamid sempat hadir dan melihat langsung proses pencarian korban.(*)