PAREPARE, VOICESULSEL — Seorang pelajar SMK Negeri 2 Parepare dilaporkan tenggelam setelah terseret arus di kawasan Pantai Wisata Lumpue, Kota Parepare, Sabtu (10/1/2026).
Korban diketahui bernama Muhammad Ikmar (17). Hingga Sabtu sore, korban masih dalam pencarian oleh tim gabungan.
Tim SAR bersama Pos Basarnas (Danposar) Parepare mengerahkan personel dari berbagai unsur, di antaranya Basarnas, BPBD, Damkar, Polres Parepare, Brimob, Kodim, serta Tagana, untuk melakukan pencarian di sekitar pesisir Pantai Lumpue.
Komandan Pos Basarnas Parepare, Agus Salim, mengatakan pencarian saat ini difokuskan dengan metode penyisiran sejajar garis pantai karena kondisi cuaca yang tidak bersahabat.
“Kami bersama tim SAR dari Brimob, BPBD, Tagana, Damkar, Polres, dan Kodim Parepare melakukan pencarian dengan cara membentang sejajar pantai dan menyisir lokasi tempat korban dilaporkan terseret arus,” ujar Agus Salim.
Menurutnya, ketinggian ombak yang mencapai 2,5 meter menjadi kendala utama dalam upaya pencarian.
“Penyisiran menggunakan perahu karet tidak memungkinkan karena ombak cukup tinggi, mencapai 2,5 meter,” jelasnya.
Agus Salim menambahkan, apabila korban belum ditemukan hingga hari ini, tim gabungan akan melakukan debriefing untuk melanjutkan pencarian pada hari berikutnya.
Sebelumnya, korban bersama sejumlah rekannya dilaporkan sedang mandi-mandi di pantai. Dua orang siswa sempat terseret arus, namun satu di antaranya berhasil diselamatkan, sementara Muhammad Ikmar hilang terseret ombak.
Pantai Lumpue dipadati warga yang datang untuk menyaksikan proses pencarian, termasuk keluarga korban. Korban diketahui berdomisili di Jalan Reformasi, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih terus berlangsung.(*)