Kasus prostitusi online kerap ditemukan di kota cinta Parepare
VOICESULSEL — Prostitusi online marak ditemukan di Kota Cinta Parepare. Setidaknya, pelaku ‘bisnis lendir’ ini kerap disergap oleh petugas saat melancarkan aksinya.
Ada delapan orang yang diamankan aparat
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) pada operasi penertiban Selasa 13/9. Enam perempuan diduga pelaku prostitusi online, dan seorang mucikari. Ada pula
seorang pemesan. Mereka diamankan di lokasi berbeda, baik di hotel maupun di kos.
Operasi dilaksanakan dalam rangka penegakan Peraturan Daerah Nomor 7 dan Nomor 9 Tahun 2019 tentang ketertiban umum dan penertiban tempat hiburan.
“Satpol PP Parepare mendapati dugaan pelanggaran peraturan daerah,” ujar Kasatpol PP Parepare, M Anzar.
Anzar meringankan, dari 8 orang ditemukan ini, sebanyak 6 orang di antaranya diduga merupakan pelaku prostitusi online melalui aplikasi dan seorang adalah pasangan dan seorang lagi diduga mucikari.
Para pelaku digiring ke Kantor Satpol PP Parepare guna melakukan pendataan dan
pembinaan. “Dan untuk perempuan yang diduga pelaku kami akan tindak lanjuti ke Dinas Sosial Parepare untuk dilakukan langkah-langkah lebih lanjut,” ungkapnya.
“Operasi seperti ini diharap dapat mencegah pelanggaran-pelanggaran di kemudian hari,” kata dia
Anzar mengharapkan melalui operasi itu dapat mempersempit merebaknya prostitusi online yang dilakukan masyarakat di Kota Parepare, terlebih kota Parepare juga dikenal sebagai kota santri dan ulama. (*)