PAREPARE, VOICESULSEL — Pelatihan Jurnalistik Praktis digelar Harian Parepos bekerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Parepare.
Kegiatan itu berlangsung selama dua hari, yakni hari Sabtu & Minggu, 11-12 Desember 2021 di Kantor Dinas Kominfo Parepare.
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Wali Kota Parepare yang diwakili oleh Asisten III Bidang Pemerintahan, Eko W Ariyadi mengatakan Pemerintah Kota mendukung adanya kegiatan pelatihan jurnalistik yang melibatkan peserta dari kalangan jurnalis, Humas dan netizen.
Kata Eko W Ariyadi, hal tersebut dimaksudkan untuk kesatuan pemahaman dan persepsi dalam memecahkan persoalan-persoalan dalam dunia jurnalistik.
“Kami harap pelatihan ini dapat membangun kesatuan pemahaman dan persepsi dalam memecahkan persoalan-persoalan dalam dunia jurnalistik,” katanya dalam sambutan tertulisnya.
Eko W Ariyadi juga mengharapkan pelatihan jurnalistik tersebut dapat berkontribusi manfaat bagi pembangunan pemerintah kota Parepare dalam mendukung kota Parepare sebagai kota industri tanpa Cerobong Asap melalui tiga pilar pendukungnya, yakni bidang pendidikan, kesehatan dan pariwisata.
“Mudah-mudahan pelatihan ini dapat memberikan manfaat bagi peserta dan pemerintah kota Parepare dalam mendukung kota Parepare sebagai kota industri tanpa Cerobong Asap dengan tiga pilar Pendukung, pendidikan, kesehatan dan pariwisata.
Pelatihan yang mengangkat tema kolaborasi wartawan, Humas dan netizen di era digital menghadirkan tiga pemateri yakni Direktur Fajar Holding, Suwardi Tahir, Wartawan Senior TVRI, Ismail Asnawi dan Kapolres Parepare AKBP Welly Abdillah.
Hadir pula dalam kegiatan tersebut, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Parepare, Amarun Agung Hamka, Direktur Harian Parepos, Drs Mappiar HS dan peserta pelatihan yang terdiri dari para wartawan, bagian kehumasan Pemkot Parepare serta masyarakat umum yang diundang.
Ketua Panitia pelaksana, Ade Cahyadi mengatakan, Pelatihan jurnalistik yang berlangsung selama dua hari itu dikemas dalam bentuk tatap muka dan diskusi serta praktek langsung cara menulis naskah berita, untuk media cetak maupun media online yang praktis dan mengambil gambar maupun video untuk diupload sebagai karya jurnalistik yang dapat dipertanggungjawabkan. (Wal)