Beranda ยป MPA Kumpul Donasi untuk Asima

MPA Kumpul Donasi untuk Asima

Kotak donasi untuk bantu Asima.
Bagikan

PAREPARE, voicesulsel.com — Masyarakat Peduli Asima (MPA) memberikan bantuan kepada Asima seorang bocah umur empat tahun yang bermukim di Kelurahan Galung Maloang, Kecamatan Bacukiki, yang menderita penyakit ekstrofi kandung kemih yang diderita sejak lahir.

MPA yang dikoordinir Syamsuddin bersama Andi Ilham melakukan open donasi pada pengunjung Warkop 588, Senin 31, Januari 2022.

Hasil dari donasi yang terkumpul nantinya langsung diserahkan kepada Keluarga Asimah di kediamannya.

Koordinator MPA, Andi Ilham mengatakan, hari ini MPA membuat kegiatan donasi untuk Asima yang merupakan warga kota Parepare yang mengalami persoalan di ususnya.

“Semoga donasi ini bisa membantu beban hidupnya,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Andi Ilham juga menyebut, kegiatan ini juga bertujuan untuk membantu pemerintah dalam meringankan beban masyarakatnya.

“Jadi, kita bersinergi dengan pemerintah, bagaimana masyarakat itu mempunyai rasa kepedulian dengan masyarakatnya itu sendiri di kota Parepare, khususnya yang kurang mampu,” harapnya.

Andi Ilham juga mengajak masyarakat, agar mau mengulurkan sedikit saja rezekinya bagi mereka yang terganggu kesehatannya.

Ada teman-teman yang membuka kotak layanan untuk berdonasi atau menyalurkan bantuan, bisa lewat situ. Di warkop Sweetness 588,” ucapnya.

Selain itu, MPA menyambangi Kantor DPRD kota Parepare dalam mengumpulkan donasi.

“Ada anggarannya dari Pemerintah., namanya bansos. Bansos ada dua jenis, yaitu bansos terencana dan tidak terencana. Sedangkan bansos yang tidak terencana, peruntukannya bersifat darurat dan seperti ini. Ini bisa langsung diberi dalam bentuk uang. Itu di APBD selalu ada. Tidak pernah kosong,” ungkap Wakil Ketua DPRD kota Parepare, Rahmat Syamsu Alam.

Sementara, Ketua Komisi II DPRD kota Parepare, Kaharuddin Kadir menilai, apa yang dialami Asima merupakan tanggung jawab DPRD, khususnya Komisi II yang salah satu bidang tugasnya ialah masalah kesehatan.

“Kalau Asima ini mengalami kesusahan, yang kaitannya dengan kesehatan. Kami kurang informasi tentang ini. Nanti ada seperti ini baru kita tahu. Kami akan komunikasikan dengan Dinas Teknis bagaimana peran Pemerintah Daerah terkait ada warga ini mengalami gangguan kesehatan seperti dialami Asima. Ini harus ditangani. Pemerintah Daerah harus hadir,” tegasnya. (Nan)