Beranda » Mengapa Abu Janda Seperti “Kesurupan” Saat Melayani Diskusi dengan Feri Amsari? Ini Kronologi dan Faktanya

Mengapa Abu Janda Seperti “Kesurupan” Saat Melayani Diskusi dengan Feri Amsari? Ini Kronologi dan Faktanya

Perdebatan panas antara pegiat media sosial Permadi Arya atau yang dikenal sebagai Abu Janda dengan pakar hukum tata negara Feri Amsari dalam sebuah program televisi menjadi viral di media sosial Perdebatan panas antara pegiat media sosial Permadi Arya atau yang dikenal sebagai Abu Janda dengan pakar hukum tata negara Feri Amsari dalam sebuah program televisi menjadi viral di media sosial
Bagikan

JAKARTA, VOICESULSEL – Perdebatan panas antara pegiat media sosial Permadi Arya atau yang dikenal sebagai Abu Janda dengan pakar hukum tata negara Feri Amsari dalam sebuah program televisi menjadi viral di media sosial.

Banyak warganet menilai sikap Abu Janda dalam diskusi tersebut seperti “kesurupan” karena emosi yang meledak-ledak dan penggunaan kata-kata kasar saat siaran berlangsung.

Insiden itu terjadi dalam program talkshow Rakyat Bersuara yang dipandu jurnalis Aiman Witjaksono, dan disiarkan pada Selasa malam (10/3/2026). Dalam diskusi tersebut hadir pula pengamat politik Ikrar Nusa Bhakti sebagai narasumber.

Awal Perdebatan: Isu Palestina dan Sejarah Indonesia

Diskusi bermula ketika Feri Amsari menjelaskan alasan historis mengapa Indonesia secara konsisten mendukung perjuangan Palestina. Menurutnya, terdapat hubungan sejarah yang kuat antara Indonesia dan Palestina sejak masa awal kemerdekaan.

Feri bahkan menyebut Indonesia memiliki “utang budi” terhadap Palestina karena dukungan tokoh-tokoh dari wilayah tersebut dalam membantu diplomasi kemerdekaan Indonesia di masa lalu.

Namun pernyataan itu langsung dibantah keras oleh Abu Janda. Ia menilai narasi tersebut sebagai informasi yang tidak tepat dan menyebut klaim tentang Palestina sebagai negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia sebagai hoaks.

Perdebatan Memanas hingga Maki-maki

Situasi diskusi kemudian memanas ketika Abu Janda berulang kali memotong penjelasan narasumber lain dan mulai melontarkan kata-kata kasar. Dalam salah satu momen, ia bahkan mengeluarkan makian terhadap narasumber lain di forum tersebut.

Moderator acara sempat menegur agar diskusi tetap berjalan tertib. Namun suasana tidak mereda dan debat semakin sengit. Video potongan perdebatan tersebut kemudian menyebar luas di media sosial dan memicu berbagai komentar dari publik.

Diminta Keluar dari Studio

Karena situasi dianggap tidak kondusif, Abu Janda akhirnya diminta meninggalkan forum diskusi. Ia pun menyatakan bersedia keluar dari acara tersebut. Peristiwa ini menjadi sorotan publik dan memicu kritik dari sejumlah tokoh.

Cendekiawan Nahdlatul Ulama Hilmi Firdausi bahkan menilai figur yang sering memicu kegaduhan sebaiknya tidak lagi diundang dalam forum diskusi publik, karena berpotensi merusak kualitas dialog.

Viral di Media Sosial

Potongan video perdebatan Abu Janda dan Feri Amsari segera viral di berbagai platform. Banyak warganet menilai sikap Abu Janda terlalu emosional, sehingga muncul istilah “seperti kesurupan” dalam berbagai komentar publik di media sosial.

Meski begitu, istilah tersebut hanyalah ungkapan warganet untuk menggambarkan emosi yang dianggap berlebihan dalam debat publik, bukan kondisi yang benar-benar terjadi secara medis atau faktual.

Insiden ini kembali memicu diskusi tentang etika dalam debat publik, khususnya dalam forum televisi yang seharusnya menjadi ruang pertukaran gagasan secara rasional dan beradab.(*)