Konferensi ke VIII IGTKI, Bunda Paud Titip Pesan Pilih Pemimpin yang Majukan Organisasi

Asisten III bersama Bunda Paud dan Ketua IGTKI Sulsel dan IGTKI Parepare pada pembukaan konferensi IGTKI ke VIII
Bagikan

PAREPARE, VOICE SULSEL –Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Kota Parepare menggelar konferensi ke VIII dan rapat kerja di auditorium Bj Habibie Rumah Jabatan Wali Kota Parepare, Kamis (7/9/2023).

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare H. Makmur saat mengikuti kegiatan konferensi IGTKI Parepare ke VIII

Kegiatan dihadiri Wali Kota Parepare yang diwakili Asisten III, Ketua IGTKI Sulsel, Bunda Paud Parepare, serta Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare dan seluruh pengurus.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare menyampaikan apresiasinya kepada para guru TK yang sudah bermitra luar biasa dengan PGRI.

“Saya sangat berterimakasih atas mitra yang luar biasa kepada para guru TK dengan PGRI. Makanya kegiatan bakti pada Ramadan lalu itu berhasil berbagi sembako dan THR lebih dari Rp 100 juta,” katanya.

Selain itu kata Makmur IGTKI juga berpartisipasi dalam Porseni PGRI di kabupaten Soppeng beberapa waktu lalu. Serta keterlibatannya pada pembuatan media pembelajaran berbasis IT dan festival aksi nyata.

Makmur yang juga menjabat sebagai Ketua PGRI Kota Parepare lalu memuji Bunda Paud Parepare, yakni Hj Erna Rasyid Taufan yang telah banyak berperan pada IGTKI maupun PGRI Kota Parepare. “Saya ingin rasanya memperpanjang ini Bunda Paud Parepare, tapi bagaimana caranya, Bapak Wali Kota kita sisa dua bulan menjabat,” tuturnya.

“Tapi Bunda Paud sekarang bisa saja menjabat sampai tahun 2029, tergantung dari bapak ibu,” sambungnya.

Sementara itu Bunda Paud Parepare Erna Rasyid Taufan menitipkan pesan pada konferensi IGTKI agar memilih ketua yang bisa memajukan IGTKI kedepan dan terutama yang selalu meminta keberkahan Allah SWT dalam setiap kegiatan.

“Ini yang berusaha saya praktekan dan tularkan, karena ada pesan ‘mengapa engkau mengatakan apa yang tidak kamu kerjakan, jadi jangan sekali-kali kita mengajarkan begini dan begitu, tapi kita sendiri tidak melakukannya,” paparnya.(fs)