Beranda » Komitmen Berantas Mafia Migas, Polres Parepare Ungkap Empat Kendaraan Pelangsir BBM Subsidi

Komitmen Berantas Mafia Migas, Polres Parepare Ungkap Empat Kendaraan Pelangsir BBM Subsidi

Bagikan

PAREPARE — Pengungkapan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi di wilayah hukum Polres Parepare mendapat perhatian dan apresiasi. Kepolisian dinilai terus menunjukkan komitmennya dalam memberantas praktik mafia BBM yang merugikan negara dan masyarakat.

Kapolres Parepare Indra Waspada Yudha mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya telah berhasil mengamankan empat unit kendaraan yang digunakan untuk aktivitas pelangsiran BBM subsidi.

Empat kendaraan tersebut terdiri dari dua unit mobil tangki dan dua unit mobil minibus yang telah dimodifikasi untuk mengangkut BBM subsidi secara ilegal.

“Terkait penyalahgunaan migas, Polres Parepare sejauh ini telah mengungkap kasus dengan barang bukti terbesar, termasuk menangkap pelaku dan menyita dua mobil tangki,” ujar Kapolres saat konferensi pers, Senin (15/6/2026).

Menurutnya, pengungkapan ini menjadi bukti keseriusan Polres Parepare dalam memberantas penyalahgunaan BBM subsidi yang selama ini marak terjadi. Bahkan, ia menyebut pengungkapan serupa masih sangat minim terjadi di daerah lain.

“Boleh dicek di daerah lain, di mana saja ada pengungkapan seperti ini, kecuali Polda,” katanya.

Kapolres menegaskan, pihaknya masih terus melakukan pendalaman terhadap dugaan penyalahgunaan BBM subsidi di wilayah Parepare. Namun, terkait keberadaan “Pertamini” yang juga menjadi perhatian, polisi mengaku harus berkoordinasi dengan pihak eksternal, termasuk Pertamina, karena menyangkut masyarakat kecil.

Dari empat barang bukti yang telah diamankan, satu unit mobil tangki telah dilimpahkan ke kejaksaan dan ditetapkan sebagai barang rampasan negara.

Sementara satu unit mobil tangki lainnya serta dua unit mobil minibus jenis Grand Max masih dalam proses penyidikan.

“Apabila sudah memenuhi petunjuk jaksa, maka akan segera kami limpahkan,” tegasnya.

Polres Parepare memastikan akan terus mengembangkan kasus ini guna membongkar jaringan pelangsiran BBM subsidi yang diduga masih beroperasi di wilayah tersebut.(*)