Hujan dan Jarak Tak Halangi Pejuang Subuh: Majelis Syuhada Gelar Safari Shalat Subuh di Masjid Nurul Iman Lemoe

Kegiatan Safari Subuh di Masjid Nurul Iman Lemoe Kegiatan Safari Subuh di Masjid Nurul Iman Lemoe
Bagikan

PAREPARE, VOICESULSEL — Majelis Syuhada Kota Parepare kembali menunjukkan konsistensinya dalam menghidupkan gerakan Shalat Subuh berjemaah. Meski cuaca diguyur hujan dan lokasi yang cukup jauh, ratusan jemaah tetap antusias memenuhi shaf dalam kegiatan Safari Shalat Subuh di Masjid Nurul Iman Lemoe, Kecamatan Bacukiki, Jumat (12/12/2025).

Turut hadir Ketua Majelis Syuro Majelis Syuhada H. Pangerang Rahim, Muassis Majelis Syuhada H. Baktiar Syarifuddin SE, Ketua Ta’mir Masjid Raya Besar Kabupaten Pinrang Drs. H. Alimuddin Ngaru, sejumlah pejabat aktif dan purnabakti Pemerintah Kota Parepare, serta Lurah Lemoe Andi Muhammad Idham.

Ketua Persatuan Pensiunan BRI Parepare sekaligus Ketua Kafilah Safari Subuh Pinrang, H. Irwan Terreng SE, para imam dan ustadz se-Kota Parepare, Majelis Taklim, hingga jemaah dari luar daerah seperti Barru juga hadir memadati masjid. Shaf Masjid Nurul Iman Lemoe tampak penuh hingga ke bagian belakang.

Shalat Subuh dipimpin oleh Rusman R., imam Masjid Nurul Iman Lemoe. Sambutan penerimaan disampaikan oleh Ketua DKM Masjid Nurul Iman Lemoe, H. Makmur SPd MM, yang mengucapkan terima kasih atas kunjungan Majelis Syuhada untuk kedua kalinya.

“Saya atas nama pengurus Masjid Nurul Iman Lemoe berterima kasih atas kunjungan Majelis Syuhada. Beberapa program pembangunan sudah dan akan kami laksanakan. Semoga Majelis Syuhada berkenan kembali hadir di masjid kami,” ujarnya.

Pesan Ceramah: Perbaiki Hati, Syukuri Nikmat, dan Manfaatkan Usia

Ceramah singkat disampaikan oleh Ustadz H. Minhajuddin Ahmad SAg yang juga Sekretaris Ikatan Persaudaraan Haji Kota Parepare. Ia menekankan pentingnya menjaga hati dan memperbaiki diri.

“Jika darah kita baik, maka baiklah seluruh perbuatan kita. Jika hati kita rusak, maka rusaklah semuanya,” tegasnya.

Ia kemudian menyampaikan empat pesan penting untuk menjaga kualitas diri dan ibadah:

1. Tidak menghitung nikmat orang lain, tetapi mensyukuri nikmat yang kita miliki.

2. Menyenangkan Allah dengan menerima segala ketentuan-Nya—panas, hujan, sehat, maupun sakit—dengan penuh syukur.

3. Memanfaatkan sisa usia dengan sebaik mungkin untuk memperbanyak amal dan meningkatkan kualitas ibadah.

4. Tidak menunda berbuat baik serta memperbaiki hubungan dengan sesama.

“Jangan menunggu untuk berbuat baik. Rezeki orang lain bisa terputus karena akhlak kita. Jadilah manusia yang senantiasa menjaga hati,” pesannya.

Pinrang Siap Sambut Pejuang Subuh Parepare

Dalam kesempatan itu, Ketua Ta’mir Masjid Raya Besar Pinrang, Drs. H. Alimuddin Ngaru, turut menyampaikan kesiapan daerahnya menerima rombongan Majelis Syuhada Kota Parepare pada agenda safari berikutnya.