Beranda » Fakta Mengejutkan! Lapas Parepare Jadi Sarang Transaksi Narkoba, Empat Warga Binaan Ditangkap

Fakta Mengejutkan! Lapas Parepare Jadi Sarang Transaksi Narkoba, Empat Warga Binaan Ditangkap

Bagikan

PAREPARE, VOICESULSEL – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kota Parepare kembali tercoreng. Bukan karena kasus biasa, melainkan praktik jual beli narkoba jenis sabu-sabu yang justru dilakukan di balik jeruji besi. Peristiwa ini terungkap pada Kamis (25/09/2025) dan sontak memicu kemarahan publik.

Betapa tidak, narapidana kasus narkoba yang seharusnya menjalani hukuman justru kedapatan masih mengendalikan bisnis haram. Hasil pengembangan Satres Narkoba Polres Parepare menetapkan sedikitnya empat warga binaan sebagai tersangka baru dalam jaringan narkoba lapas.

Kasat Narkoba Polres Parepare, Iptu Tarmizi, membenarkan temuan tersebut.

“Dari hasil pengembangan, kami menetapkan empat warga binaan berinisial A, AB, I, dan J sebagai tersangka. Mereka diduga kuat terlibat dalam jaringan peredaran sabu di dalam Lapas Parepare,” tegasnya.

Bisnis Haram di Balik Jeruji Besi

Praktik jual beli sabu ini diduga dilakukan dengan modus memperjualbelikan barang haram kepada pengunjung. Fakta ini semakin menguatkan dugaan adanya celah pengawasan di dalam lapas.

Kepala Pengamanan Lapas (KPLP) Kelas IIA Parepare, Jerri, tidak menampik kasus tersebut

“Kami sudah melimpahkan kasus ini ke pihak kepolisian. Siapa pun yang terlibat, baik warga binaan maupun pihak lain, akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

Sorotan Publik: Lapas Gagal Berantas Narkoba?

Kasus ini bukan yang pertama. Publik menilai Lapas Parepare gagal menjalankan fungsi pengawasan, karena peredaran narkoba justru berulang kali terjadi di dalam penjara. Dugaan keterlibatan oknum dalam melancarkan bisnis narkoba di balik jeruji pun semakin mencuat.

Fenomena ini menambah daftar panjang lemahnya sistem pemasyarakatan di Indonesia, khususnya dalam memberantas peredaran narkoba yang menyusup ke dalam penjara.

Hingga kini, penyidikan masih berjalan untuk membongkar siapa saja yang ikut bermain dalam bisnis narkoba di Lapas Parepare. Publik pun menunggu ketegasan aparat: Apakah kasus ini benar-benar tuntas, atau justru kembali tenggelam tanpa kepastian hukum?