PAREPARE VOICESULSEL — Dinas Perdagangan Kota Parepare melakukan pengawasan di dua pasar yang ada di kota parepare terkait beredarnya Minyak Goreng Kita kemasan 1.000 ml yang diduga tidak sesuai atau lose volume.
Pengawasan ini dilakukan menyikapi surat edaran terkait adanya temuan dari Menteri Pertanian akan Produk Minyak Kita kemasan 1 liter (1000 ml), namun isinya kurang.
Dinas Perdagangan Uji Kelayakan Tabung Elpiji di SPPBE Parepare
Kepala Dinas Perdagangan melalui Pengawas Kemetrologian Ahli Muda Dinas Perdagangan Kota Parepare, Abu Sofyan menjelaskan, selama dua hari ini timnya turun ke pengecer di Pasar Sumpang dan Pasar Lakessi. Hasilnya, mereka menemukan salah satu dari tiga Produk Minyak Goreng Kita yang kurang dari volume semestinya.
“Kita sudah turun ke pasar selama dua hari ini melakukan pengawasan dan pengambilan sample produk dan pengujian langsung ditempat. Hasilnya kami dapatkan satu dari tiga Produk Minyak Kita produksi PT Artha Eka Gobal Asia tidak memenuhi ketentuan isi,” ujarnya kepada wartawan, (Rabu 12/3)

Abu Sofyan menjelaskan, setelah diukur menggunakan alat ukur, produk Minyak Kita berkurang sekitar 19,5 persen atau sekira 200 ml dari setiap kemasan 1 liternya. “Ini berpotensi sangat merugikan masyarakat,” jelas Abu.
Pihaknya kata dia akan membuat surat edaran atau himbauan kepada distributor maupun pengecer agar menghentikan seluruh penjualan produk Minyak Kita produksi PT Artha Eka Gobal Asia karena terbukti isinya tidak sesuai.
“Kami juga meminta produk yang ada dipedagang itu agar di retur, karena jumlahnya cukup banyak, jadi jangan dijual lagi,” paparnya.
Parepare Sabet Penghargaan dari Kementerian Perdagangan
Sebagai tindak lanjut dari temuan itu, Dinas Perdagangan akan melakukan edukasi agar konsumen jeli dan teliti melihat produk yang akan dibeli, khusunya Minyak Goreng Kita.
“Karena produk ini sudah terbukti isinya kurang sekitar 200 ml dalam setia botolnya, jadi kami himbau masyarakat lebih teliti,” imbuhnya.
Adapun ciri-ciri produk tersebut dikemas dalam kemasan botol plastik, bersegel dengan penutup plastik berwarna hijau.
Editor : Awaluddin Qadir