BARRU, VOICE SULSEL — Pemerintah Kelurahan Bojo Baru Kabupaten Barru intens melakukan kebersihan wilayah setelah satu warga bojo terserang penyakit DBD.
Lurah Bojo Baru, Mahyuddin mengaku setelah adanya warga yang terindikasi demam berdarah, pihak kelurahan bersama Dinas Kesehatan langsung melakukan pemetaan wilayah fogging untuk mengantisipasi berkembangnya penyakit.
“Kami sudah koordinasikan dengan Dinas Kesehatan, dan sejak Senin dan Selasa kemarin tim dari Dinkes sudah turun,” katanya.
Dinas kesehatan kata Mahyuddin turun melakukan pemetaan wilayah untuk langkah antisipasi termasuk melakukan fogging. “Insyaallah hari Jumat ini kami bersama warga akan menggelar kerja bakti bersama,” paparnya.
Sebelumnya satu warga Bojo Baru meninggal dunia diduga karena penyakit DBD. Anak usia 10 tahun inisial IA meninggal di RS Hasri Ainun Habibie Parepare, Minggu 4 Juni. Sempat mendapat perawatan selama beberapa hari, namun nyawa anak tersebut tidak tertolong.
Tidak berselang lama, seorang ibu warga Kelurahan Bojo Baru juga melaporkan anaknya diduga terserang DBD. Anak usia 7 tahun itu saat ini sedang menjalani perawatan di RS Andi Makkasau Parepare. (*)