Beranda ยป Dari Bali, Sahabat Disabilitas Parepare Belajar Wirausaha

Dari Bali, Sahabat Disabilitas Parepare Belajar Wirausaha

Bagikan

Sahabat Disabilitas Kota Parepare berkesempatan mengunjungi Provinsi Bali. Selama 4 hari disana, mereka belajar (studi tiru) tentang bagaimana kaum disabilitas di Bali mandiri dan berdaya saing di sektor wirausaha.

Reporter: Fatur Sakke
Dari : Bali Indonesia

BALI, VOICESULSEL — Perjalanan ke Bali dimulai sejak Jumat 1 Maret 2024. Menggunakan moda transportasi laut dari Pelabuhan Makassar, rombongan Sahabat Disabilitas akhirnya tiba di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Minggu 3 Maret 2024.

Perjalanan ke daerah tujuan masih harus menempuh jalur darat, dari Surabaya ke Denpasar Bali. Selama lebih kurang 12 jam berkendara, rombongan pun tiba di Bali pada Senin petang.

Keesokan harinya, Ketua Sahabat Disabilitas, Ikbal Rahim Gani langsung memimpin tim untuk bertemu dengan para pemangku adat dan pemangku kepentingan yang ada di Bali. Tujuannya, untuk berbagi informasi dan pengalaman, seperti apa kegiatan para penyandang disabilitas di daerah tujuan wisata mancanegara itu.

Ikbal yang ditemui mengaku, akan memfasilitasi para sahabat Disabilitas Kota Parepare untuk belajar sekaligus memotivasi mereka untuk lebih mandiri. “Kami ke Bali untuk melihat dan belajar bagaimana penyandang disabilitas disni bisa mandiri, dan itu ingin kita contoh buat sahabat disabilitas di Parepare,” katanya.

Rombongan yang terdiri dari puluhan orang, termasuk penyandang disabilitas dan pemerhati lingkungan itu langsung mengunjungi salah satu toko pizza yang ownernya merupakan penyandang disabilitas tuna rungu.

Sahabat Disabilitas Kota Parepare, Andi Angga berkesempatan mewawancarai owner toko pizza tersebut bernama Putu Adhi Wiranegara.

Sahabat Disabilitas Parepare, Andi Angga berkesempatan wawancara dengan owner kedai pizza, Putu Adhi Wiranegara

“Alhamdulillah tadi kami dapat inspirasi dari seorang penyandang disabilitas tuna rungu yang sukses mengelola usaha jualan pizza. Dia bapak Putu Adhi Wiranegara owner dari usaha pizza itu,” katanya.

Andi Angga bilang, wirausahawan disabilitas Putu Adhi Wiranegara melakoni usahanya dengan penuh semangat. Ia tidak hanya sukses berjualan
Pizza, namun menu seperti Humberger dan aneka macam olahan mie disajikan di kedainya.

“Mereka mampu menerima kami dan kami tadi belajar banyak dari pak Putu, dan Insyaallah, nantinya bisa kami implementasikan di Parepare,” tuturnya.

Putu Adhi Wiranegara mulanya seorang pramusaji yang bekerja di salah satu restoran milik orang asing di Kuta Bali. Selama 8 tahun bekerja, dirinya merasa lebih baik dan piawai melakoni profesinya.

Ia lalu memulai bisnisnya sendiri dengan modal kemampuan dan semangat yang dimiliki. Mulanya bisnis makanan yang digeluti masih terbilang kecil, namun karena keuletan dan keinginan, kedai pizza nya sudah dikenal di kawasan wisata Kuta dan Denpasar Bali. “Dia hanya banyak melakukan promosi melalui media sosial,” tutur Angga menirukan pembicaraan dengan pak Putu.

“Semoga kedepannya kami para disabilitas bisa dibantu dan bisa berkontribusi dan membuat usaha sendiri di Parepare,” tutup Andi Angga.(*)