Beranda » Belum Ditemukan, Pencarian Nelayan Hilang di Bojo Resmi Dihentikan Setelah 7 Hari

Belum Ditemukan, Pencarian Nelayan Hilang di Bojo Resmi Dihentikan Setelah 7 Hari

Bagikan

BARRU — Tim pencarian nelayan yang hilang saat melaut di Desa Bojo Kabupaten Barru resmi dihentikan. Pengumuman itu disampaikan tim gabungan kepada masyarakat dan keluarga korban, Selasa 28 Mei 2024.

Pencarian nelayan bernama Jasman (44) warga Desa Bojo Kecamatan Mallusetasi Kabupaten Barru sudah memasuki hari ketujuh.

Dua hari terakhir lokasi SAR difokuskan di Langnga perairan Kabupaten Pinrang setelah mendapat informasi dari nelayan yang sempat melihat jenazah korban mengapung melintasi bagang.

Sebanyak 3 unit perahu karet yang diturunkan untuk melakukan penyisiran kearah selatan, utara dan barat sejauh 3 – 4 NM oleh tim SAR gabungan.

Upaya yang dilakukan telah dimaksimalkan untuk mendapatkan titik keberadaan korban namun hasil masih dinyatakan nihil dan operasi SAR gabungan ditutup setelah pelaksanan selama 7 hari sesuai dengan SOP search and rescue.

Jam 17.00 Wita Apel penutupan Ops SAR gabungan dilaksanakan dilokasi pencarian dipimpin oleh Danpos bersama unit siaga SAR Parepare dan diikuti oleh tim antara lain

• SAR Brimob Parepare
• Polairud
• BPBD Kota Parepare
• BPBD Kabupaten Pinrang
• Damkar Parepare
• Koramil 1404 Mattiro Sompe
• Polsek Mattiro Sompe
• Kecamatan Mattiro Sompe
• Kelurahan Pallameang
• SAR Unhas Mksr
• SAR UNM Mksr
• SAR Laskar Pala Maros
• SAR Lasinrang Pinrang
• SAR Hidayatullah
• Tagana Kab. Pinrang
• Nelayan setempat

Selanjutnya Tim SAR gabungan bergerak menuju rumah keluarga korban di Desa Bojo untuk menyampaikan bahwa Ops SAR telah ditutup dan mengucapkan belasungkawa kepada seluruh keluarga dan kerabat korban.