Kemiri Sultan Kualitas Ekspor, Karantina Lakukan Pendampingan

PAREPARE — Desa Sikkuale saat ini menjadi salah satu wilayah di Kabupaten Pinrang yang memiliki Rumah Produksi Kemiri Sultan berkualitas ekspor. Untuk menggali potensi ekspor produk pertanian yang ada di desa tersebut, Kepala Karantina Pertanian Parepare, Andi Faisal tancap gas, Selasa (2/2).

Pengusaha UMKM, Hamzah, yang juga sebagai Owner Rumah Produksi Kemiri Sultan menyebutkan bahwa produk mereka bahkan memiliki sertifikat halal dan barcode yang berlaku di seluruh dunia sebagai standar.

Bahkan pada November 2020 lalu di bawah kepemimpinan Hamzah M, Rumah Produksi Kemiri Sultan ditengah masa pandemi telah melakukan ekspor perdana kemiri ke Hongkong.

Andi faisal menyebut, Kabupaten pinrang memiliki lahan pertanian yang begitu luas dan tanah yang subur, sehingga memiliki banyak potensi ekspor yang bisa di gali lebih dalam lagi. “Kita mendorong komoditas lain seperti kayu manis, merica, jahe bubuk, kripik pisang, melinjo, kopi, kemiri dan cengkeh,” ujar Andi Faisal.

“Melalui program Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor Pertanian (Gratieks), selain membangun sinergi bersama pemerintah setempat, kita juga memberikan motivasi, dan pendampingan untuk lebih meningkatkan produksi dan mencari peluang ekspor ke berbagai negara,” tutup Andi Faisal.

Wah, banyak yah ternyata potensi ekspor produk pertanian kita. Mari sama-sama kita gali potensi ekspor produk pertanian kita dimulai dari desa.(*)

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x