Headlines
Beranda » Emas Pertama Parepare Lahir dari Triathle, Jumaedi Tampil Tak Terbendung

Emas Pertama Parepare Lahir dari Triathle, Jumaedi Tampil Tak Terbendung

Bagikan

BONE, VOICESULSEL – Penantian kontingen Kota Parepare untuk meraih medali emas di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan akhirnya terjawab. Atlet Modern Pentathlon Indonesia (MPI), Jumaedi, sukses mempersembahkan emas pertama bagi Parepare melalui nomor Triathle Individu Male.

Jumaedi tampil impresif dengan mengungguli para pesaingnya dan finis di posisi terdepan pada pertandingan yang berlangsung di Bone, Jumat (6/11/2026).

Kemenangan tersebut menjadi catatan penting bagi kontingen Parepare sekaligus suntikan motivasi bagi atlet-atlet cabang olahraga lainnya yang masih berjuang mengharumkan nama daerah.

Dua atlet Parepare lainnya, Shafwan Fajar Syach dan Ikhwan, juga telah berjuang maksimal. Keduanya masing-masing harus puas menempati posisi keenam dan ke-16.

“Untuk penyerahan medali dijadwalkan sore ini,” ujar Jumaedi setelah memastikan kemenangan.

Perjuangan tim MPI Parepare belum berakhir. Pada pertandingan sore hari, Aqifah Nurramadani D dijadwalkan turun pada nomor Triathle Individu Female.

Aqifah selanjutnya akan kembali berjuang bersama Shafwan Fajar Syach pada nomor Triathle Mixed Relay. Kedua nomor tersebut menjadi peluang bagi MPI untuk kembali menambah koleksi medali Parepare.

Prestasi di Tengah Keterbatasan

Keberhasilan Jumaedi mempersembahkan emas pertama mendapat apresiasi dari jajaran pengurus MPI Parepare.

Ketua MPI Kota Parepare, Nadir Nasir, melalui Sekretaris MPI sekaligus Manager Tim, Ade Cahyadi, menyampaikan kebanggaannya atas perjuangan dan mental bertanding para atlet.

Menurut Ade, prestasi tersebut merupakan buah dari latihan panjang, kedisiplinan, dan semangat juang atlet yang tetap terjaga meski menghadapi berbagai keterbatasan selama persiapan.

“Semangat atlet di tengah keterbatasan yang ada tidak memengaruhi jiwa perjuangan mereka. Mereka tetap berlatih, tetap fokus, dan hari ini membuktikan kemampuan mereka di arena pertandingan,” ungkapnya.

Ia berharap pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap kebutuhan atlet agar pembinaan dan prestasi olahraga di Parepare dapat terus berkembang.

“Saya hanya berharap pemerintah dapat segera membantu memenuhi kebutuhan atlet agar prestasi seperti ini bisa terus berkembang,” tegas Ade.

Ia menambahkan, medali emas yang diraih Jumaedi bukan semata-mata milik keluarga besar MPI, melainkan kebanggaan seluruh masyarakat Kota Parepare yang selama ini memberikan doa dan dukungan kepada para atlet.

KONI Apresiasi Perjuangan Atlet

Apresiasi juga datang dari Ketua KONI Parepare, Fadli Agus Mante. Ia mengaku bangga atas pencapaian atlet MPI yang terus menunjukkan performa positif sepanjang kompetisi.

Menurut Fadli, keberhasilan atlet berdiri di podium harus menjadi perhatian bersama, terutama karena perjuangan mereka tidak selalu sebanding dengan kondisi dan dukungan yang diterima selama masa persiapan.

“Apa yang saya sampaikan kepada teman-teman cabang olahraga, tetaplah semangat. MPI terus meraih kemenangan. Apa yang dialami atlet kadang tidak berbanding lurus dengan apa yang berhasil mereka raih di podium. Tetapi mereka mampu membuktikan kualitasnya,” ujarnya.

Ia menegaskan, keikutsertaan kontingen Parepare di Porprov bukan sekadar untuk menunjukkan eksistensi, melainkan membawa kehormatan dan nama baik daerah.

“Kita datang bukan untuk gagah-gagahan, tetapi membawa nama Kota Parepare. Atas nama KONI Parepare, saya memberikan apresiasi kepada atlet, ofisial, pelatih, dan khususnya manager yang berhasil mempersembahkan medali emas,” tambahnya.

Emas dari Jumaedi menjadi pembuka perjalanan prestasi Parepare di cabang MPI. Dengan masih adanya sejumlah nomor pertandingan yang akan diikuti Aqifah dan pasangan Mixed Relay, peluang menambah medali masih terbuka.

Dari lintasan Triathle di Bone, Jumaedi telah membuktikan satu hal: keterbatasan bukan alasan untuk menyerah. Dengan semangat, disiplin, dan perjuangan, atlet Parepare mampu berdiri di podium tertinggi dan mengibarkan kebanggaan daerah.(*)