PAREPARE, VOICESULSEL — Klinik Pratama Pengayoman Lapare Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Parepare terus memperkuat pelayanan kesehatan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Salah satunya dilakukan melalui program Pa’Burata, dengan cara mendatangi langsung blok hunian untuk melakukan pemeriksaan dan pelayanan kesehatan kepada WBP.
Kegiatan yang dilaksanakan pada 7 September 2026 tersebut melibatkan seorang dokter dan tiga orang perawat. Pelayanan juga mendapat dukungan dari kader kesehatan yang berasal dari kalangan WBP.
Tim kesehatan bergerak dari blok ke blok untuk memantau kondisi kesehatan warga binaan sekaligus memberikan pemeriksaan, konsultasi, dan pelayanan sesuai kebutuhan.
Program Pa’Burata merupakan bagian dari upaya Klinik Pratama Pengayoman Lapare untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada WBP. Dengan mendatangi langsung blok hunian, petugas dapat lebih mudah menjangkau warga binaan yang membutuhkan pemeriksaan maupun konsultasi kesehatan.
Dalam kegiatan tersebut, kader kesehatan WBP turut berperan membantu petugas. Keberadaan kader diharapkan dapat menjadi perpanjangan tangan petugas kesehatan, khususnya dalam menyampaikan informasi mengenai kesehatan serta mengingatkan sesama warga binaan untuk menjaga kebersihan dan menerapkan pola hidup sehat.
Kalapas Kelas IIA Parepare menyampaikan bahwa pelayanan kesehatan merupakan bagian penting dalam pemenuhan hak warga binaan.
Menurutnya, pelayanan kesehatan tidak semata-mata dilakukan dengan menunggu WBP datang ke klinik. Petugas juga perlu secara aktif mendekatkan pelayanan hingga ke lingkungan blok hunian.
Melalui program Pa’Burata, Klinik Pratama Pengayoman Lapare berkomitmen menghadirkan pelayanan kesehatan yang aktif, responsif, dan berkelanjutan bagi seluruh WBP.
Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan Lapas yang sehat sekaligus menunjang proses pembinaan warga binaan selama menjalani masa pidana.(*)