Beranda » “Masa Depan Bukan Hanya Milik Orang Pintar”, Pesan Tasming Hamid untuk Mahasiswa Baru ITH

“Masa Depan Bukan Hanya Milik Orang Pintar”, Pesan Tasming Hamid untuk Mahasiswa Baru ITH

Bagikan

PAREPARE — Ratusan mahasiswa baru Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie (ITH) resmi memulai perjalanan akademiknya melalui pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kampus II ITH Bacharuddin Jusuf Habibie, Selasa (1/9/2026), itu tidak sekadar menjadi seremoni penyambutan mahasiswa baru. Wali Kota Parepare Tasming Hamid justru menitipkan sejumlah pesan tentang bagaimana mahasiswa mempersiapkan diri menghadapi masa depan.

Mengusung tema “Bersinergi dalam Teknologi, Berinovasi untuk Keberlanjutan”, PKKMB ITH 2026 dihadiri Rektor ITH Prof. Ansar Suyuti, Wakil Rektor Bidang Akademik, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Ketua Jurusan Sains, serta Ketua Jurusan Teknologi Produksi dan Industri.

Jangan Sekadar Mengejar Gelar

Dalam sambutan sekaligus materi bertajuk “Muatan Lokal Perguruan Tinggi”, Tasming Hamid mengingatkan mahasiswa baru agar tidak menjadikan gelar akademik sebagai satu-satunya tujuan selama menjalani pendidikan di perguruan tinggi.

Menurut Tasming, mahasiswa perlu membangun kompetensi, karakter, jejaring, serta kemampuan untuk menghasilkan karya yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Nilai akademik, kata dia, memang penting. Namun, kemampuan akademik harus berjalan beriringan dengan integritas dan kemampuan mengimplementasikan ilmu dalam kehidupan nyata.

“IPK penting, tetapi integritas jauh lebih penting. Gelar penting, tetapi karya yang bermanfaat jauh lebih berarti,” pesan Tasming.

Ia juga menilai tema PKKMB tahun ini sangat relevan dengan perkembangan zaman. Kemajuan teknologi, menurutnya, tidak boleh berhenti pada kemampuan menggunakan perangkat dan sistem digital, tetapi harus mampu mendorong lahirnya inovasi serta solusi atas berbagai persoalan masyarakat.

ITH Didorong Jadi Pusat Gagasan

Tasming berharap ITH dapat terus berkembang dan mengambil peran lebih besar dalam pembangunan Kota Parepare.

Pemerintah Kota Parepare, kata dia, membutuhkan dukungan perguruan tinggi sebagai mitra strategis dalam menghadirkan gagasan, inovasi, dan solusi pembangunan.

Karena itu, ITH diharapkan tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya aktivitas akademik, tetapi juga berkembang sebagai pusat gagasan dan inovasi yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi tersebut diharapkan dapat mendukung visi Parepare menuju kota yang terbaik, sejahtera, dan maju.

“Masa Depan Bukan Hanya Milik Mereka yang Pintar”

Salah satu pesan Tasming yang paling menonjol dalam pembukaan PKKMB tersebut adalah tentang cara mahasiswa memandang masa depan.

Ia mengingatkan mahasiswa baru bahwa kecerdasan bukan satu-satunya faktor yang menentukan keberhasilan seseorang.

Kemauan untuk terus belajar, keberanian berinovasi, serta konsistensi dalam menghasilkan karya justru menjadi bekal penting dalam menghadapi perubahan zaman.

“Masa depan bukan hanya milik mereka yang pintar, tetapi milik mereka yang mau belajar, berinovasi dan konsisten berkarya,” ujar Tasming.

Pesan itu menjadi pengingat bagi mahasiswa baru bahwa perjalanan di perguruan tinggi bukan hanya tentang mengejar nilai dan menyelesaikan pendidikan, tetapi juga tentang membentuk karakter serta mempersiapkan diri agar mampu memberikan kontribusi setelah lulus.

Rektor ITH Tekankan Sinergi dengan Pemkot

Sementara itu, Rektor ITH Prof. Ansar Suyuti menyampaikan apresiasi atas dukungan dan sinergi Pemerintah Kota Parepare terhadap pengembangan pendidikan tinggi di kota tersebut.

Ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dan kampus perlu terus diperkuat agar ITH dapat memberikan kontribusi yang semakin besar terhadap pembangunan daerah.

Kehadiran jajaran pimpinan ITH dalam pembukaan PKKMB juga menjadi bagian dari penyambutan mahasiswa baru sekaligus menunjukkan kesiapan kampus dalam mengantarkan generasi baru ITH menjalani proses pendidikan.

10 Mahasiswa Baru Terima KIP

Pembukaan PKKMB ITH 2026 juga diwarnai penyerahan Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada mahasiswa baru.

Sebanyak 10 mahasiswa menerima KIP secara simbolis. Penyerahan dilakukan oleh Wali Kota Parepare Tasming Hamid bersama Rektor ITH Prof. Ansar Suyuti.

Pemberian KIP menjadi salah satu bentuk dukungan untuk membantu mahasiswa dari keluarga kurang mampu memperoleh akses pendidikan tinggi.

Awal Perjalanan, Bukan Sekadar Seremoni

PKKMB ITH 2026 menjadi pintu masuk bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan akademik sekaligus memahami tantangan yang akan mereka hadapi selama menempuh pendidikan.

Pesan Tasming Hamid tentang kompetensi, karakter, integritas, inovasi, dan konsistensi berkarya menjadi bekal penting yang diharapkan dapat melekat sejak awal perjalanan mereka sebagai mahasiswa.

Sebab, pada akhirnya, keberhasilan seorang mahasiswa tidak hanya ditentukan oleh seberapa tinggi nilai yang diperoleh atau seberapa cepat gelar diraih, tetapi juga oleh seberapa besar ilmu tersebut mampu diubah menjadi karya dan manfaat bagi masyarakat.