Beranda » Jumat Curhat di Labukkang, Kapolsek Ujung Ingatkan Warga Waspadai Bahaya Kebakaran

Jumat Curhat di Labukkang, Kapolsek Ujung Ingatkan Warga Waspadai Bahaya Kebakaran

Bagikan

PAREPARE – Dalam kondisi cuaca yang panas kering disertai angin kencang, warga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Imbauan tersebut disampaikan Kapolsek Ujung Polres Parepare AKP Sukri Abdullah saat memandu kegiatan Jumat Curhat Polsek Ujung yang dilaksanakan di Kelurahan Labukkang, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Jumat (4/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 09.15 Wita tersebut terlaksana di Aula Kantor Kelurahan Labukkang, Jalan Mattirotasi. Jumat Curhat dihadiri Kapolsek Ujung AKP Sukri Abdullah, Camat Ujung Andi Muliady, Lurah Labukkang Hajerah, serta perwakilan BPJS Kesehatan Parepare, Hartati.

Peserta Jumat Curhat terdiri dari para Ketua RT dan Ketua RW se-Kelurahan Labukkang sebagai representasi masyarakat.

Camat Ujung Andi Muliady yang mengawali wadah itu mengatakan, Jumat Curhat menjadi ruang bagi pemerintah dan kepolisian untuk mengetahui secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Ketua RT dan Ketua RW merupakan garda terdepan di tengah masyarakat. Silakan sampaikan apa yang menjadi permasalahan, jangan sungkan, inilah tempatnya bagi kita semua untuk menyampaikan permasalahan yang ada di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Ujung AKP Sukri Abdullah menegaskan bahwa Jumat Curhat bukan sekadar kegiatan silaturahmi, tetapi menjadi sarana bagi kepolisian untuk mendengarkan aspirasi masyarakat sekaligus memberikan solusi terhadap persoalan yang muncul.

Dalam kesempatan itu, Kapolsek AKP. Sukri Abdullah mengingatkan masyarakat mengenai potensi kebakaran akibat kondisi kering dan angin kencang. Menurutnya, masyarakat harus lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, termasuk membakar sampah tanpa pengawasan maupun membakar lahan yang berpotensi membuat api merembet hingga ke kawasan permukiman.

Ia mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan apabila menemukan kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan maupun membahayakan keselamatan warga.

Selain membahas keamanan dan potensi kebakaran, Jumat Curhat juga menjadi wadah masyarakat mendapatkan informasi terkait layanan BPJS Kesehatan.

Perwakilan BPJS Kesehatan Parepare, Hartati menjelaskan, program JKN merupakan program bersama dengan prinsip gotong royong, mereka yang sehat membantu sesama yang sedang sakit, sehingga masyarakat diharapkan tetap memenuhi kewajiban pembayaran iuran meskipun sedang dalam kondisi sehat.

Hartati juga mengimbau warga yang mengalami kendala pelayanan di rumah sakit agar segera menyampaikan pengaduan kepada petugas BPJS mobile. Menurutnya, petugas BPJS mobile yang mengenakan rompi hijau siap membantu menindaklanjuti keluhan masyarakat.

Sesi dialog menjadi bagian yang cukup menarik dalam kegiatan tersebut. Ketua RT Muhajir menyebut, baru-baru ini terjadi kasus pencurian di kawasan pasar dan pelakunya telah berhasil ditangkap. Muhajir juga menyampaikan bahwa dirinya mendorong agar proses hukum terhadap pelaku tetap dilanjutkan untuk memberikan efek jera.

Menanggapi hal tersebut, AKP Sukri Abdullah mengapresiasi langkah yang dilakukan Muhajir sebagai bentuk kepedulian terhadap keamanan lingkungan.

“Langkah yang dilakukan Pak Muhajir sudah benar sebagai warga yang taat hukum,” kata Kapolsek.

Untuk meningkatkan keamanan kawasan pasar, Kapolsek juga mendorong agar sistem keamanan lingkungan melalui poskamling dapat kembali diaktifkan.

Pertanyaan lain disampaikan Ketua RT 01, Mukmin, yang mempertanyakan mekanisme laporan pengaduan masyarakat kepada kepolisian yang terkadang dianggap membuat pelapor menjadi repot.

Kapolsek menjelaskan bahwa setiap laporan polisi memang membutuhkan pemeriksaan terhadap korban maupun saksi. Proses tersebut merupakan bagian dari mekanisme penyelidikan dan penyidikan untuk memastikan perkara dapat ditangani secara profesional.

“Penyidik pastinya akan meminta keterangan dari korban. Ini bukan proses yang memberatkan pelapor, tetapi memang mekanismenya demikian,” jelasnya.

AKP Sukri juga membuka ruang komunikasi langsung bagi masyarakat yang butuh bantuan kepolisian dengan memberikan nomor kontaknya, 08114255256.

Untuk mendapatkan bantuan kepolisian secara cepat, masyarakat juga diingatkan bahwa layanan Call Center 110 tersedia selama 1 x 24 jam.

*Orang Tua Diminta Awasi Remaja*

Tidak hanya persoalan kebakaran dan keamanan lingkungan, Kapolsek Ujung turut mengingatkan para orang tua agar memberikan perhatian terhadap keselamatan anak-anak mereka, khususnya yang sudah berusia remaja.

Ia meminta orang tua mengingatkan anak-anak agar selalu tertib dan berhati-hati saat berkendara serta menjauhi aksi balapan liar.

“Warga yang memiliki anak remaja, tolong ingatkan agar menjaga keselamatan berkendara dan jauhi yang namanya balapan liar. Itu sangat berbahaya dan mengancam keselamatan jiwa mereka,” imbaunya.

Menutup kegiatan, Lurah Labukkang Hajerah mengatakan bahwa Jumat Curhat memiliki manfaat besar bagi masyarakat karena menjadi ruang silaturahmi sekaligus tempat menyampaikan berbagai keluhan dan persoalan yang dihadapi warga.

“Jumat Curhat adalah ajang silaturahmi dan wadah bagi setiap warga untuk menyampaikan keluh kesah atau permasalahan. Selalu ada solusi maupun informasi yang bermanfaat untuk diketahui warga,” pungkasnya.

Jumat Curhat dari Polsek Ujung ini berjalan selama satu jam lamanya, berjalan dengan sangat interaktif, para peserta terlihat antusias menyimak, hal ini mencerminkan harapan masyarakat pada kehadiran polisi disetiap kegiatan kemasyarakatan.