Beranda » PAD Parkir Parepare Lampaui Target Tahapan, Dishub Optimistis Tembus Rp2 Miliar

PAD Parkir Parepare Lampaui Target Tahapan, Dishub Optimistis Tembus Rp2 Miliar

Bagikan

PAREPARE — Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir di Kota Parepare terus menunjukkan tren positif. Hingga 28 Juli 2026, realisasi penerimaan parkir telah mencapai Rp1.086.435.000 atau 54,32 persen dari target tahunan sebesar Rp2 miliar.

Capaian tersebut hanya terpaut sekitar Rp33,565 juta dari target tahapan sebesar Rp1,12 miliar, sehingga Dinas Perhubungan optimistis target tahunan dapat tercapai bahkan berpeluang terlampaui hingga akhir tahun.

Kepala UPTD Parkir Dinas Perhubungan Kota Parepare, Fadel Rahman, mengatakan tren penerimaan parkir sepanjang tahun ini cukup menggembirakan. Menurutnya, peningkatan tersebut merupakan hasil pembenahan tata kelola parkir yang dilakukan secara bertahap.

“Alhamdulillah, realisasi PAD parkir hingga akhir Juli sudah mencapai lebih dari Rp1,08 miliar atau sekitar 54,32 persen dari target. Ini menunjukkan kinerja pengelolaan parkir semakin baik dan kami optimistis target Rp2 miliar bisa tercapai,” ujar Fadel Rahman, Kamis (7/8/2026).

Fadel menjelaskan, capaian tersebut didukung oleh optimalisasi pengelolaan kantong parkir, peningkatan pengawasan petugas di lapangan, serta penataan sistem pemungutan retribusi agar lebih transparan dan akuntabel.

Selain itu, kontribusi terbesar masih berasal dari kawasan rumah sakit yang kini dikelola langsung pemerintah daerah. Kebijakan tersebut dinilai mampu meningkatkan efektivitas penerimaan dibanding saat dikelola pihak ketiga.
“Kami terus melakukan evaluasi terhadap seluruh titik parkir agar potensi PAD dapat dimaksimalkan. Pengawasan juga diperketat untuk menekan kebocoran penerimaan,” jelasnya.

Ia menambahkan, UPTD Parkir juga terus mendorong modernisasi sistem parkir, termasuk pengembangan penggunaan portal parkir dan sistem pembayaran non-tunai di sejumlah lokasi strategis.

“Dengan sistem yang semakin tertata dan dukungan masyarakat untuk membayar retribusi sesuai ketentuan, kami yakin sektor parkir akan menjadi salah satu penyumbang PAD yang semakin besar bagi Kota Parepare,” katanya.

Berdasarkan laporan realisasi penerimaan hingga 28 Juli 2026, penerimaan terbesar tercatat pada Juni sebesar Rp183,484 juta, disusul April Rp177,561 juta dan Juli Rp161,157 juta. Tren tersebut menjadi indikator positif bahwa pendapatan parkir terus tumbuh dan berpotensi menutup sisa target sebesar Rp913,565 juta pada lima bulan terakhir tahun anggaran 2026.(*)