WAJO, voicesulsel.com — Muhammad Yunus Pasanreseng Andi Padi kembali terpilih dan dipercaya menjadi Rektor Institut Agama Islam (IAI) As’adiyah Sengkang periode 2021-2025. Pelantikannya dilakukan Ketua Yayasan As’adiyah Muhammad Yunus Panaungi, di Aula IAI As’adiyah Sengkang, Rabu, 12 Januari 2022.
Bupati Wajo Amran Mahmud yang hadir disertai Wakil Bupati Amran SE merasa bersyukur melihat perkembangan kampus IAI As’adiyah Sengkang yang terakselerasi cukup cepat.
“Kami juga selaku Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo sangat bersyukur karena salah satu pilar pembangunan adalah institusi pendidikan,” ucap Amran Mahmud.
Jika intitusi pendidikan dalam suatu daerah itu maju, kata Amran Mahmud, maka daerah itu akan bisa memiliki daya saing tinggi. “Apalagi selain IAI As’adiyah, kita juga memiliki Uniprima (Universitas Puangrimaggalatung) Sengkang serta STIH (Sekolah Tinggi Ilmu Hukum) dan STIE (Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi) Lamaddukkelleng,” tambahnya.
Pelantiakn Rektor IAI As’adiyah Sengkang disaksikan Bupati Wajo Amran Mahmud, Wakil Bupati Wajo Amran, serta Wakil Koordinator Kopertis Wilayah VIII Sulawesi, Maluku, dan Papua Hamzah Harun Ar Rasyid mewakili Koordinator Kopertis Wilayah VIII.
Rektor IAI As’adiyah Sengkang, Muhammad Yunus Pasanreseng Andi Padi menyampaikan, pihaknya bersama yayasan sudah berkomitmen untuk melakukan perubahan dan perbaikan.
“Kami ingin menyetarakan kampus ini dengan kampus negara. Itulah visi kami sebagai rektor periode 2021-2025. Kami punya harapan dan mimpi serta terus mengupayakan agar Kampus Hijau IAI As’adiyah menjadi Universitas Islam As’adiyah. Kami berharap dukungan dari semua,” ucapnya.
Ketua Yayasan As’adiyah, Muhammad Yunus Panaungi, menyampaikan selamat atas pelantikan Rektor IAI As’adiyah Sengkang.
“Kami titip kepada Rektor untuk terus melakukan pengembangan dan perbaikan mutu pendidikan kita. Apalagi Bupati dan Wakil Bupati punya perhatian terhadap kampus kita ini. Selain kita diberikan bantuan hibah dari Pemda Wajo, bahkan beliau memfasilitasi Pak Rektor, sehingga bisa mendapatkan bantuan dari Pemerintah Provinsi Sulsel,” ucapnya.
Wakil Koordinator Kopertis Wilayah VIII Sulawesi, Maluku, dan Papua, Hamzah Harun, menyampaikan, kehadiran duo Amran diharapkan mampu memakmurkan Wajo dan As’adiyah.
“Tentu ini tidak mustahil. Apalagi dukungan beliau ke As’adiyah tidak perlu diragukan. Apa pun yang ingin dilakukan oleh Pak Rektor selalu mendapatkan back up dan dukungan dari Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati,” ucapnya. (*)