PAREPARE, VOICE SULSEL — Komitmen untuk mencetak generasi qur’ani oleh Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) KH Ahmad Dahlan kota Parepare terus digaungkan secara maksimal, hal ini dibuktikan dengan menggelar Pelatihan Pembelajaran Al Qur’an dengan Metode Ummi yang dikhususkan kepada para guru sebagai subjek pembina di sekolah.

Pelatihan Pembelajaran metode Ummi dilaksanakan Sabtu 29 Juli 2023 di Baruga Rujab Walikota Parepare.
Selain guru SDIT KH Ahmad Dahlan hadir juga para guru Muhammadiyah dari tingkat TK Aisyiyah Bustanul Athfal, SD Muhammadiyah 1, SD Muhammadiyah 2, SD Muhammadiyah 3 dan SD Utama Muhammadiyah 5,turut hadir utusan guru SMP Muhammadiyah,SMA dan SMK Muhammadiyah Serta aktifis Organisasi Otonom Muhammadiyah Seperti PC Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah,Ikatan Pelajar Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah Kota Parepare.
Kepala Sekolah SDIT KH Ahmad Dahlan Saiful,S.Sos.I,M.Pd dalam laporan singkat serenonial pembukaan pelatihan tersebut menyampaikan bahwa tujuan pelatihan ini adalah untuk mencetak guru Pelajaran al Qur’an yang memiliki kompetensi yang terstandarisasi sehingga pelajaran Al-Qur’an di Sekolah Muhammadiyah menjadi program prioritas. “Merode Ummi sebagai salah satu pilihan yang bisa membantu para peserta didik untuk belajar Al Qur’an secara menyenangkan dan efektif,” ungkap Wakil Ketua PDM Kota Parepare sekaligus ketua Baznas.
Pimpinan Daerah Muhammadiyah kota Parepare yang diwakili oleh Dr Syarifuddin Yusuf,M.Si dalam sambutannya memotivasi para guru Muhammadiyah untuk secara serius menjadikan pembelajaran alquran disekolah sebagai program Unggulan. Sekolah Muhammadiyah kata dia harus berada digarda terdepan untuk mengajarkan Al-Qur’an karena sejak awal didirikannya Muhammadiyah menjadi al quran dan Sunnah sebagai pedoman dan sumber hukum utama dalam kehidupan baik dalam ibadah dan muamalah.
Selaku Pimpinan Muhammadiyah Parepare mengapresiasi Pelatihan Pembelajaran al Qur’an dengan metode Ummi yang diinisiasi oleh sekolah SDIT KH Ahmad Dahlan.
Selanjutnya, pesan saya pentingnya kita mempersiapkan generasi qur’ani yang berakhlak mulia, ditengah tantangan zaman yang kompleks ini serta godaan material yang begitu keras harus menjadikan Al-Qur’an sebagai bekal utama kelak,” ungkap Mantan Rektor Umpar itu.
Ust Malik,S.Pd.I Trainer Nasional Metode Ummi yang dihadirkan langsung dari Makassar menginspirasi para peserta pelatihan
“Alhamdulillah, kita bersyukur dipilih oleh Allah menjadi Ahli qu’ran semoga kita ini menjadi manusia pilihan Allah karena akrab dengan Al-Qur’an.selain itu kemuliaan bersama al Qur’an juga akan menjadi orang yang terbaik diantara manusia sebagaimana hadits nabi Saw ;Sebaik-baik diantara kalian adalah yang belajar al Qur’an fan mengajarkannya kepada orang lain,” bebernya.
Keberkahan ketika kita menjadikan alquran sebagai kurikulum utama di sekolah maka yakin sekolah kita akan menjadi sekolah yang unggul dan diminati.
saya sendiri pernah mendampingi sekolah yang sangat sederhana dengan kondisi siswa yang sangat sedikit tapi dengan program khusus mengajarkan Al-Qur’an dengan metode ummi lalu sekolah tersebut menjadi sekolah yang maju dan diminati bahkan para orang tua rela membayar mahal karena merasa terbantu anaknya bisa belajar membaca dan menghafal Alquran,” tandas ust Malik.(fs)