PAREPARE — Event Wisuda Santri Peserta Karantina Tahfidz Ramadhan 1445 H SDIT KH Ahmad Dahlan sukses digelar Sabtu 6 April 2024 di Rusunawa Universitas Muhammadiyah Parepare.
Wisuda Tahfidz ini digelar setelah 66 santri penghafal Qur’an usai menjalani Karantina selama bulan Puasa. Jumlah peserta dibagi dalam dua kategori kelas yakni Kelas Part Time maupun Karantina penuh yang diikuti oleh para siswa SD dan SMP dari berbagai asal sekolah se kota Parepare. Namun peserta dominan dari SDIT KH Ahmad Dahlan Kota Parepare.
Dalam proses Karantina ini peserta ditekankan untuk menambah hafalan baru sekaligus melakukan proses murojaah (Pengulangan) dengan target yang berbeda-beda disesuaikan dengan kemampuan masing-masing santri.
“Dari sekian jumlah santri dan santriwati ada yang berhasil menambah hafalan baru sebanyak dua sampai tiga Juz selama bulan puasa ini,” ungkap Firmansyah selaku Koordinator Program.
Diakhir Proses karantina ditandai dengan event Wisuda sebagai bentuk Selebrasi dan Syukuran atas prestasi yang diraih santri.
Dari sejumlah 66 Peserta berhasil meraih peringkat Santriwan dan santrieati terbaik antara lain Muh.Fatih Farahat Faisal (SMP 4 Parepare) jumlah hafalan 10 juz Muh.Naafi Nurahim, (SDIT Wahdah Islamiah) Jumlah Hafalan 5 juz
Muh. Fathi Fauzan, (SDIT KH Ahmad Dahlan) jumlah Hafalan 4 Juz
Adapun kategori putri
Azizah Az-Zahra (SDIT KH Ahmad Dahlan) jumlah hafalan 6 Juz
Alifah Nur Faizah (SDIT KH Ahmad Dahlan) Jumlah Hafalan 5 Juz
Mumtazah (SDIT KH Ahmad Dahlan, jumlah Hafalan 2 Juz)
Dalam pelaksanaan Wisuda tersebut hadir para orang tua/wali santri turut mendampingi putra putri mereka dengan penuh antusias sebagai bentuk Support atas kesuksesan yang telah dicapai dan menyaksikan prosesi penyerahan Serifikat wisuda dan pemasangan Mahkota kepada peserta Karantina Tahfidz.
Kepala SDIT KH Ahmad Dahlan Saiful,.S.Sos.I.,M.Pd selaku penanggung Jawab menyampaikan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada para orang tua yang begitu sabar dan ikhlas merelakan putra putrinya mengikuti Karantina Tahfidz ini.
Rela mengantar dan menjemput setiap pagi dan sore hari.semoga usaha ini menjadikan asbab anak-anak kita kelak anak kita. Menuntun bapak ibu masuk kedalam Surganya Allah SWT,” papar Saiful.
Selain Pretasi Hafalan yang jauh lebih penting prestasi yang diraih oleh anak-anak yang sulit dinilai dengan materi adalah tumbuhnya sikap dan karakter mandiri.
Yang selama ini dirumah Buka puasa dan Sahurnya dilayani ibunya tapi saat karantina para santri melayani diri sendiri secara independen.
yang kedua tumbuhnya sikap hidup bersama selama menjalani karantina dengan salih asah,asih dan asuh.
selain itu selama karantina peserta tidak hanya mengaji dan menghafal tetapi juga dibimbing dengan menghafalkan hadits keutamaan membaca al quran dan menghafalkannya, praktek Wudhu, Shalat bahkan dilatih Kultum setiap hari.
“Semoga ini semua menjadi modal besar untuk anak-anak kita,” ungkap Saiful yang dilabjutkan dengan prosesi Wisuda denganenyalami para peserta seraya menyerahkan sertifikat penghargaan lulus karantina Tahfidz
Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Ujung Dr.H.M Nasir S.,M.Pd dalam sambutannya mengapresiasi Program Karantina Tahfidz Ramadhan ini yang diinisiasi oleh SDIT KH Ahmad Dahlan.
karena membuat wadah bagi anak-anak kita untuk menghafal Al Qur’an khususnya di bulan Ramadhan ini.
“Kita tahu bahwa di Bulan Puasa ini aktifitas sekolah libur penuh, sekiranya tidak disibukkan dengan kegiatan karantina maka anak-anak kita waktunya lebih banyak digunakan untuk main game dengan hpnya.
Bersyukur melalui amal usaha Muhammadiyah Cabang Ujung dibidang Pendidikan ini memfasilitasi kita dalam rangka membentuk generasi Qur’ani melalui Program menghafal,” ujarnya.
Olehnya selaku ketua Cabang Muhammadiyah Ujung ia mengajak kepada para orang tua jika ingin menyekolahkan anaknya belajar dan mengafal Al-Qur’an silahkan mendaftarkannya di SDIT KH Ahmad Dahlan.
karena di sekolah tersebut tidak saja belajar agama dan Al-Qur’an tetapi juga dibekali dengan ilmu bahasa Arab dan Inggris.