Beranda ยป Warga Curhat Aplikasi Michat Populer Dikalangan Remaja

Warga Curhat Aplikasi Michat Populer Dikalangan Remaja

Waka Polres Parepare Kompol Muttalib memimpin Jumat Curhat di Kelurahan Ujung Bulu Parepare
Bagikan

PAREPARE, VOICE SULSEL – Sejumlah Warga di jalan Pancasila Parepare menyampaikan keluh kesahnya kepada aparat kepolisian Polres Parepare pada Jumat Curhat yang di gelar, Polres Parepare pada Jumat (10/08/2023)

Kegiatan Jumat curhat bersama warga tersebut dipusatkan di Jalan Pancasila Selatan Kelurahan Ujung Bulu Kecamatan Ujung, Kota Parepare.

Dimana salah satu warga bernama Saharuddin curhat terkait dengan maraknya aplikasi mi chat dikalangan anak muda (remaja).

“Aplikasi tersebut sangat merusak kalangan remaja, kami meminta kepada pihak kepolisian agar kiranya bisa ditertibkan atau mencari solusinya,” harapnya

Ditempat yang sama Sultan, Ketua RW.008 menyampaikan curahan hatinya. Ia minta agar dilakukan kembali pendataan kos-kosan yang berada di wilayah RW.008 Kelurahan Ujung Bulu serta memfasilitasi masyarakat pada saat pemanggilan sabagai saksi di kantor polisi.

Menjawab hal tersebut, Waka Polres Parepare, Kompol Muttalib mengatakan akan menindaklanjuti curahan hati masyarakat. “Segala keluh kesah waraga akan kami tindak lanjuti dan berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya dalam mencari solusi memecahkan segalah keluh kesah mereka,” ujarnya.

Kompol Muttalib menuturkan Terkait dengan maraknya aplikasi Michat, pihaknya akan berkoordinasi dengan bagian siber untuk melakukan pemantauan dan penindakan terhadap maraknya aplikasi chating tersebut di kalangan masyarakat terutama di kalangan remaja.

“Terkait pendataan kos-kosan Koordinasi dengan instansi terkait serta melakukan patroli ke kos – kosan di wilayah tersebut, mengenai warga yang dipanggil sebagai saksi yang terkendala masalah waktu agar nantinya jika ada warga dipanggil sebagai saksi kami dari kepolisian akan memfasilitasinya,” pungkasnya.

Seperti diketahui, aplikasi obrolan Michat merupakan sebuah aplikasi yang kerap digunakan orang-orang untuk memesan perempuan atau transaksi seksual. Lewat aplikasi ini, banyak dari kalangan atau pelaku TPPO ditangkap polisi karena transaksi perdagangan orang melalui Michat untuk jasa PSK kepada pria hidung belang.(fs)