Beranda ยป Tiga Pilar Hadiri Jumat Curhat Polsek Soreang, Camat : Ini Luar Biasa!

Tiga Pilar Hadiri Jumat Curhat Polsek Soreang, Camat : Ini Luar Biasa!

Jumat Curhat Polsek Soreang yang dihadiri 3 Pilar, Camat, Danramil dan Kapolsek
Bagikan

PAREPARE VOICESULSEL — Jumat curhat yang digelar Polsek Soreang dihadiri 3 Pilar dari Forkopimca Kecamatan Soreang.

Ketiganya yakni, Camat Soreang Awaluddin, Danramil Soreang Kapt Czi Zainuddin, dan Kapolsek Soreang AKP Muh Amin.
Mereka duduk bersama memposisikan diri sebagai representase negara yang hadir di tengah masyarakat, untuk mendengarkan permasalahan yang ada, dan membutuhkan penanganan cepat agar tidak menjadi komplik atau penyakit di dalam tatanan masyarakat.

Camat Soreang, Awaluddin merupakan cerminan aparat pemerintah tingkat kecamatan, sementara Danramil adalah gambaran TNI yang manunggal dengan rakyat, siap bersinergi dengan kepolisian dan mendukung kebijakan pemerintah.

Jumat Curhat yang dilaksanakan Polsek Soreang berlangsung di Jl. Petta Unga, Kel. Wattang Soreang, Kec. Soreang, tepatnya di Warkop Rumah Kopi Sweetness. Jumat (19/1/2024).

Dengan dihadiri sekitar 20 warga setempat, 3 Pilar Kecamatan Soreang, mendengarkan langsung dua permintaan warga.

Pertama, adanya keinginan warga untuk berpartisipasi menjaga kamtibmas di lingkungannya melalui Program Polisi Temanta. Harapan ini di utarakan oleh warga bernama Jumran.

Kemudian, warga juga berpesan agar penertiban hewan yang di lepas bebas oleh pemiliknya.agat tidak mengganggu kenyamanan.

Menurut musdalifa, salah satu warga yang tinggal di Bukit Indah, hewan yang dilepas bebas itu masuk didalam pemukiman warga, menyisakan kotoran hewan (tinja) yang berserakan, dan itu menggangu ketentraman, termasuk juga banyaknya anjing yang berkeliaran yang setiap saat dapat menggigit orang yang lalu lalang.

Menanggapi hal itu, Camat Soreang, Awaluddin mengaku bangga akan program Jumat Curhat progam Kapolri. Sebab menurutnya, banyak hal yang mampu diserap khususnya keluhan dari masyarakat.

“Jumat Curhat memang sarana tepat untuk mendengarkan, apa sebenarnya yang di hadapi masyarakat kita,” ujarnya

Persoalan seperti kotoran hewan yang berserakan di area pemukiman warga akhirnya saya tahu jika ternyata itu mengganggu ketentraman,” tambahnya.

Ia juga mengatakan jika Jumat Curhat itu menjadi sarana menguatkan silaturahmi.

“Jumat Curhat ini semangatnya sama dengan Tudang Sipulung, menguatkan silaturahmi.

Namun yang berbeda adalah aparat negara yang mendengarkan, mayarakat yang menyampaikan harapan maupun permasalahan, jadi bukan hanya polisi yang tahu permasalahan warga, kami dari pemerintah tingkat kecamatan pun ikut mengetahui,” katanya.

“Banyak hal permasalahan yang dapat terungkap di Jumat Curhat, kalau boleh saya menilai, Satu kata untuk Jumat Curhat, ” Luar Biasa,” imbuh Awaluddin.(*)