Beranda ยป Taufan Pawe ‘Curhat’ Penyebab Banjir Didepan Pengurus ISMI

Taufan Pawe ‘Curhat’ Penyebab Banjir Didepan Pengurus ISMI

Walikota Parepare membuka Rakerda pengurus ISMI Parepare
Bagikan

VOICE SULSEL — Walikota Parepare Taufan Pawe mengaku ada 1733 Kepala Keluarga di Parepare yang terdampak banjir. Bencana banjir yang menerjang Parepare pada 1 Februari lalu juga mengakibatkan 17 rumah hanyut dan lebih dari 6000 warga terdampak.

Hal itu disampaikan Taufan Pawe saat menghadiri pelantikan dan seminar UMKM Majelis Perwakilan Daerah Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) di Auditorium Habibie Ainun, Kamis 9 Februari 2023

Walikota menyebut ada beberapa faktor yang menyebabkan banjir Parepare. Salah satunya karena kota cinta Habibie Ainun itu berada di daerah hilir. Menurutnya, banjir yang terjadi itu merupakan air kiriman dari kabupaten Sidrap. “Saya sudah sampaikan kepada Gubernur, bahwa tolong kami jangan dibiarkan one man show. Kita harus duduk bersama, karena kami hanya menerima air kiriman,” ungkapnya.

Taufan menegaskan, air kiriman tersebut terkait dengan tata kelola lingkungan. Sebab, adanya pembabatan hutan, pembukaan lahan di pegunungan Sidrap untuk tanaman jagung. “Saya tidak segan-segan sampaikan kepada Bupati Sidrap, bahwa rakyat pak bupati disana membuka lahan untuk tanaman jagung karena harga jagung yang luar biasa,” jelasnya.

Selain faktor itu, Taufan Pawe juga mengakui bahwa dua sungai yang membentang di wilayah Parepare, yakni sungai jawi-jawi dan sungai Karajae dinilai belum pernah dikeruk. Ia mengatakan, tumpukan sedimen tersebut menyebabkan pendangkalan sungai yang membuat air meluap.

“Sedimennya itu tidak kurang dari 5 meter. Inilah sehingga begitu air kiriman datang dan bertemu dengan pasangnya air laut, maka resikonya ditanggung oleh rakyat,” urainya.

Taufan juga mengingatkan kepada para pengembang perumahan yang diakui semakin menjamur di Parepare. Agar ijin prinsipnya diperketat yang harus memenuhi ruang terbuka hijau sebanyak 20 persen.(ak)