PAREPARE, VOICESULSEL – Hari Raya Idul Fitri selalu menjadi momen yang dinanti oleh umat Islam, termasuk bagi mereka yang tengah menjalani masa pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Di Lapas Kelas IIA Parepare, suasana haru dan kebahagiaan menyelimuti hari terakhir layanan kunjungan tatap muka khusus Idul Fitri 1446 H, yang berlangsung dari 31 Maret hingga 3 April 2025.
Sejak pagi, wajah-wajah penuh harap terlihat di antara keluarga yang datang. Beberapa di antaranya menempuh perjalanan jauh demi satu momen berharga: bertemu dan merayakan hari kemenangan bersama orang tercinta yang sedang menjalani masa pembinaan. Seorang ibu tampak menggenggam erat tangan anaknya saat memasuki ruang kunjungan, matanya berkaca-kaca sebelum akhirnya pecah dalam pelukan sang putra yang telah lama dirindukan.
Lapas Kelas IIA Parepare telah melakukan berbagai persiapan matang guna memastikan kenyamanan dan kelancaran layanan kunjungan. Dengan pendekatan humanis dan budaya Bugis 3S – Sipakatau, Sipakalebbi, dan Sipakainge – para petugas memastikan setiap pengunjung merasakan hangatnya pelayanan, layaknya bertemu di rumah sendiri. Parkiran luas, rest area bagi pengunjung dari luar daerah, serta hiburan musik dari warga binaan turut menambah kehangatan suasana.
“Saya sangat bersyukur bisa bertemu dengan keluarga. Momen ini begitu berarti bagi saya,” ujar salah satu WBP (Warga Binaan Pemasyarakatan) dengan suara bergetar. “Terima kasih kepada Bapak Kepala Lapas dan seluruh petugas yang telah memberikan pelayanan dengan sangat baik, ramah, dan penuh rasa kekeluargaan.”
Di sudut lain, seorang anak kecil berlari kecil ke arah ayahnya yang sudah lama tidak ditemuinya. Sang ayah, yang berstatus warga binaan, segera mengangkat putranya ke dalam pelukan erat, seolah ingin menggantikan waktu yang hilang selama ini. Air mata haru tak dapat dibendung, baik oleh keluarga maupun beberapa petugas yang menyaksikan momen mengharukan tersebut.
Kepala Lapas Kelas IIA Parepare, Totok Budiyanto, A.Md.IP, SH, yang memantau langsung jalannya layanan kunjungan, menegaskan bahwa tidak ada libur bagi petugas dalam memberikan pelayanan terbaik di hari yang istimewa ini.
“Momen Idul Fitri adalah waktu yang berharga bagi semua, termasuk bagi WBP. Kami ingin memastikan mereka tetap merasakan kehangatan keluarga dan dukungan moral yang sangat berarti dalam proses pembinaan,” ujar Totok.
Selain pelayanan yang maksimal dari petugas Lapas, sinergi dengan pihak Kepolisian Resort Parepare dan Komando Distrik Militer (Kodim) 1405/Parepare memastikan keamanan dan ketertiban selama momen Idul Fitri berlangsung. Dukungan dari Pemerintah Kota Parepare, melalui Wali Kota Parepare H. Tasming Hamid, SE, MH, juga turut membantu suksesnya layanan kunjungan ini.
Salah satu anggota keluarga WBP menyampaikan rasa syukurnya atas pelayanan yang diberikan. “Kami sangat bersyukur bisa bertemu dan berbincang langsung dengan anak kami. Terima kasih kepada pihak Lapas yang telah memberikan kesempatan ini. Semoga ke depannya semakin banyak inovasi layanan kunjungan agar memberikan lebih banyak kenyamanan bagi WBP dan keluarga.”
Dengan adanya layanan ini, diharapkan para warga binaan tetap merasakan kasih sayang dan dukungan keluarga yang sangat berperan dalam perjalanan mereka menjalani pembinaan. Ke depan, Lapas Kelas IIA Parepare berkomitmen untuk terus meningkatkan fasilitas serta prosedur layanan kunjungan agar semakin optimal, dalam upaya mewujudkan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).