PAREPARE, VOICESULSEL — Safari subuh Majelis Syuhada Kota Parepare pekan ke 30 jelang memasuki bulan Ramadan, berlangsung di Masjid Raya Kota Parepare, Jumat 28 Pebruari 2025.
Bertindak sebagai adzan Ustadz M. Agus S.P.di yang juga muadzin Masjid Terapung BJ.Habibie, sambutan khusus H Pangerang Rahim.mantan Wakil Walikota Parepare, Mustasyar Majelis Syuhada Parepare, ketua Persaudaraan Haji Indonesia Kota Parepare, Imam Ustadz HM Hasyim Usman S HUt ME.
Hadir dalam safari subuh antara lain mantan Wakil Walikota pada masanya H Pangerang Rahim, camat dan lurah se Kota Parepare serta tokoh masyarakat diantaranya mantan anggota DPRD Kota Parepare HA Rahman Saleh dan beberapa tokoh lainnya serta jemaah Majelis Syuhada dan jemaah masjid Raya Kota Parepare.
Mustasyar Majelis Syuhada Kota Parepare H Pangerang Rahim dalam sambutan khususnya antara lain mengatakan safari shalat subuh ini dilaksanakan tidak lain karena Allah SWT, dimana dalam perjalanannya Majelis Syuhada ini menjadi magnet tersendiri karena setiap saat jemaahnya bertambah.
Safari ini juga adalah Jumat terakhir jelang Ramadan, sehingga diharapkan kegiatan ini tetap berlangsung di bulan Ramadan atau setidaknya sekali sepekan seperti yang dilakukan sebelumnya
” Safari subuh Majelis Syuhada Parepare tidak lain adalah untuk beribadah kepada Allah, sehingga dalam perjalanannya menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat, bertambah setiap saat, apalagi sekarang jelang Ramadan dan berharap dalam bulan puasa safari tetap berlanjut setidaknya setiap pekan seperti sekarang ini,” ungkapnya.
Ceramah singkat oleh Ustadz Haeruddin yang juga adalah Kepala Madrasah MTS Bilalang Kota Parepare menyinggung tentang makanan yang dikonsumsi setiap hari, terkadang ada yang takut makan daging karena tekanan darah atau beberapa jenis biji-bijian menyebabkan asam urat. padahal menurut dokter penyebab utama sakit karena pikiran.
“Ada dua penyebab orang jatuh sakit, yakni karena jatuh cinta dan jatuh tempo. Cicilannya selalu tdipikirkan, sehingga menyebabkan sakit. karena itu kalau bisa kurangi berpikir serius, jangan sampai menyebabkan sakit dan jangan lupa mengajarkan doa untuk menghindari makanan sebelum dikomsumsi sehingga tidak menyebabkan penyakit,” ujarnya.
Terpisah, Muassis Majelis Syuhada Parepare H Baktiar Syarifuddin (HBS) menambahkan, bahwa gerakan safari shalat subuh berjamaah khususnya jumat subuh tetap istiqomah dilaksanakan. bahkan kata dia ada jadwal 4 kali tarwih bersama selama ramadhan yaitu setiap hari senin atau malam selasa.
“Safari shalat subuh tetap dilaksanakan di bulan Ramadan alias tidak libur, bahkan dijadwalkan juga shalat tarawih selama 4 kali pada setiap hari senin atau malam selasa,” tandasnya.
Masjid yang akan di tempati safari shalat subuh maupun masjid yang ditempati shalat tarwih bersama, kata HBS semuanya sudah siap menyambut kedatangan jamaah majelis syuhada.
“Masjid dan jamaah kami sudah lama rindu menantikan kedatangan rombongan majelis syuhada untuk hadir shalat berjamaah di masjid kami,” kata Abu Naufal salah satu jamaah masjid nurul yaqin soreang.(ama)