PAREPARE, VOICESULSEL — Di tengah hiruk-pikuk kehidupan kota, ada kisah sederhana namun penuh makna di Jalan Kasuari, Kelurahan Ujung Bulu, Kota Parepare. Setiap hari, aroma masakan hangat menggoda siapa saja yang melintas. Bukan untuk dijual, tapi untuk dibagikan secara bagi siapa pun yang membutuhkan.
Inilah kegiatan mulia dari Komunitas Rumah Makan Rakyat (RMR), sebuah gerakan sosial yang sudah berjalan empat tahun tanpa henti. Setiap harinya, para relawan yang juga berperan sebagai donatur menyiapkan sekitar 100 porsi makan siang gratis untuk warga sekitar.
“Kami buka setiap hari, dan ini sudah tahun keempat di empat tempat,” ujar Ansar Raba, Ketua Komunitas Rumah Makan Rakyat, Jumat (10/10/2025).
Tahun ini, kegiatan RMR dipusatkan di Jalan Kasuari. Di sana, panitia menyiapkan dapur kecil dengan aktivitas memasak dan membungkus nasi bagi warga yang datang.
Menurut Ansar, semua kegiatan ini lahir dari semangat gotong royong dan kepedulian sesama. “Kami menerima bantuan dari relawan yang ingin berperan dalam bentuk donasi untuk penyiapan makan gratis setiap hari. Mudah-mudahan Rumah Makan Rakyat berguna dan bermanfaat bagi warga Parepare, khususnya di sekitar Kelurahan Ujung Bulu,” ujarnya.
Tak hanya untuk membantu masyarakat yang kesulitan makan, Ansar menilai gerakan ini juga menjadi ladang kebaikan bagi para pengusaha dan dermawan yang ingin berbagi rezeki.
“Ini semata-mata untuk membantu masyarakat, dan juga menjadikan wadah ini sebagai ladang kebaikan bagi teman-teman pengusaha yang ingin menjadi donatur,” tandasnya.
Kini, Rumah Makan Rakyat bukan sekadar tempat makan gratis, tetapi juga simbol bahwa kebaikan bisa terus hidup jika dilakukan bersama-sama.
Tampak hadir pada kegiatan itu, Camat Ujung Yusuf Azis bersama perangkat pemerintah setempat beserta tokoh masyarakat.