SOLO, VS – Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dipanggil untuk menghadap ke DPP Partai PDIP setelah melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. Pemanggilan tersebut diduga sekaitan dengan relawan (Gibran) memberikan dukungan kepada Prabowo untuk maju sebagai Capres 2024.

“Mungkin terkait itu,” ujar putera Presiden Joko Widodo tersebut, dikutip dari https://www.cnnindonesia.com/nasional/20230521103401-32-952015/gibran-dipanggil-pdip-usai-temui-prabowo-di-solo-dihukum-saya-ikut/amp
Gibran Rakabuming Raka mengaku akan memenuhi panggilan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP, Jakarta, pada Senin 22 Mei usai dihubungi telepon dari Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto Sabtu (20/5) pagi.
Menurut Gibran, panggilan ini datang sehari setelah Gibran mengumpulkan relawan untuk bertemu dengan calon presiden dari Gerindra, Prabowo Subianto di angkringan Omah Semar, Jumat (19/5) malam.
Gibran memastikan dirinya siap memenuhi panggilan dari DPP PDIP senin pekan depan, bahkan siap menerima hukuman jika pertemuannya dengan Prabowo dianggap salah oleh partai.
“Saya ini cuma kader baru, kader muda. Dipanggil, ditegur, dihukum, monggo silakan. Saya ikut,” katanya.
Ia menegaskan bahwa pertemuannya dengan Prabowo sebagai hal wajar. Sebagai Wali Kota Solo, ia sudah sewajarnya menjamu tamu-tamu yang berkunjung ke daerahnya, terutama pejabat tinggi negara.
“Bahkan Pak Anies pun saya dampingi. Tuan rumah harus mendampingi tamu,” kata Gibran.
Gibran memastikan pertemuan dengan Prabowo sama sekali tidak berkaitan deklarasi dukungan relawan kepada Prabowo. Ia berada di luar forum ketika Prabowo berorasi di depan para relawan.
“Kemarin itu saya hanya makan malam saja. Urusan pencapresan kan kemarin saya minggir. Aku kan tidak ikut ketika beliau (Prabowo) orasi dan lain-lain kan saya minggir. Saya kan nggak ikut-ikut,” katanya.
Keputusan relawannya mendukung Prabowo, kata Gibran, murni aspirasi arus bawah. Ia mengklaim para relawan bertindak atas keputusan sendiri.
“Yang namanya relawan itu tidak bisa dipaksa. Harus ke sini, harus ke situ, tidak bisa. Relawan itu orang-orang yang kritis, objektif,” ujarnya.
Lebih lanjut, Gibran tak menampik saat ini relawan terbagi menjadi dua kelompok besar. Sebagian mendukung Prabowo, lainnya mendukung Ganjar.
“Memang ada yang dukung Pak Prabowo, ada yang dukung Pak Ganjar. Kalau saya disuruh ngumpulin pendukungnya Pak Ganjar, pasti kemarin lebih banyak lagi yang datang,” tutup Gibran.
Sebelumnya Prabowo Subianto mendapat kejutan dari relawan Jokowi maupun Gibran saat bertemu dengan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di Kota Solo, Jumat malam, 19 Mei 2023.
Melalui perwakilan dari relawan Jokowi dan relawan Gibran yang turut hadir dalam persamuhan tersebut, mereka menyatakan dukungan kepada Prabowo untuk maju sebagai calon presiden 2024. Pernyataan dukungan itu disampaikan kepada Prabowo secara langsung usai sesi makan malam di Angkringan Omah Semar Solo.
Hermawan mengungkapkan ada 15 korlap relawan yang mewakili 100 relawan dari Jawa Tengah dan Jawa Timur. Ia menjelaskan, konsolidasi relawan bahkan telah mulai dilakukan sebelum Lebaran 2023.
“Ini soal sikap. Dari konsolidasi yang dilakukan kemarin, kawan-kawan di Jateng dan Jatim menyampaikan inspirasi kepada kami bahwa 90 persen dukungan (capres) ditujukan kepada Pak Prabowo dan kami pun mengambil sikap untuk mendukung Pak Prabowo,” ujar Kuat dalam pertemuan itu disadur dari https://nasional.tempo.co/amp/1728046/relawan-jokowi-gibran-dukung-prabowo-ganjar-saya-bukan-penakut.
Prabowo mengaku kaget atas dukungan tersebut. Ia mengaku bersua dengan Gibran hanya untuk menjalin silaturahmi karena mereka bersahabat. Namun saat ia datang, justru disambut oleh para relawan yang kemudian menyatakan dukungan untuknya.
“Saya terus terang saja agak terdadak. Saya kaget sebab maksud saya datang ke Solo hari ini hanya sekadar melanjutkan ikatan silaturahmi, persahabatan saya dengan Mas Gibran, yang juga sudah datang ke tempat saya di Hambalang dan selanjutnya,” ungkap Prabowo.(*)