VOICE PAREPARE — Komisi I DPRD menggelar rapat dengar pendapat terkait klarifikasi atas penempatan dan pengangkatan beberapa ASN di Pemkot Parepare. RDP dipimpin Ketua Komisi I DPRD Parepare Rudy Najamuddin dengan mengundang Sekda, Inspektur, Asisten I dan Kepala BKPSDM serta masyarakat yang tergabung dalam forum masyarakat bahagia kota Parepare.
Namun sebelum RDP berlangsung, sedikit ketegangan antara Kepala BKPSDM dengan salah satu peserta rapat dari forum masyarakat bahagia. Dimana kepala BKPSDM mencoba menegur salah satu peserta barnama Fahri (ustadz Fahri) yang merupakan seorang ASN yang ikut dalam bagian forum masyarakat bahagia.
Kepala BKPSDM, Adriani Idrus mengatakan, dirinya hanya menegur Fahri yang merupakan seorang ASN lingkup pemerintah kota Parepare, karena tidak menggunakan seragam ASN
“Saya cuma tegur, ‘bilang kenapa tidak pakai seragam ASN,” kata Adriani.
Spontan saat itu, Fahri kemudian marah dan membentak kepala BKPSDM yang saat itu baru tiba dan memasuki ruang rapat.
Fahri mengaku dirinya sudah meminta izin dikantornya, sehingga tidak menggunakan seragam ASN saat menghadiri rapat di DPRD. “Saya sudah minta izin, ini baju saya kusimpan,” katanya seraya memperlihatkan seragam ASN dari dalam tas.
Aksi tegang keduanya sempat dilerai oleh peserta rapat lainnya. Pasalnya, Fahri mengumpat kepala BKPSDM dengan nada keras.(*)