PAREPARE, VOICESULSEL – Kepolisian Sektor (Polsek) Ujung, Polres Parepare berhasil mengungkap dua kasus pencurian yang meresahkan masyarakat. Dalam konferensi pers yang digelar pada Rabu (7/5/2025) pukul 09.45 WITA di Mapolsek Ujung, tiga pelaku berhasil diamankan dalam kasus pencurian outdoor AC dan tabung gas elpiji 3 kilogram.
Kapolsek Ujung Kompol Suardi menyampaikan bahwa kedua kasus ini memiliki modus yang berbeda namun sama-sama mengganggu ketertiban masyarakat.
“Ada dua kasus yang berhasil diungkap, masing-masing dengan modus berbeda namun meresahkan masyarakat,” ungkap Kompol Suardi di hadapan awak media.
Dua Pelaku Curi Outdoor AC, Satu Gas Elpiji
Dua tersangka pencurian outdoor AC berinisial JA (21) warga Jl. Kebun Sayur, dan BW (21) buruh bangunan asal Jl. Siratal Mustakim. Mereka menyasar rumah-rumah kosong dan memotong instalasi AC menggunakan tang untuk mengambil pipa tembaga dari unit outdoor.
Sementara itu, pelaku pencurian tabung gas elpiji berinisial JZ (31) buruh bangunan asal Kabupaten Sidrap, melakukan aksinya dengan merusak gembok toko pengecer menggunakan obeng plat.
Aksi Terjadi di Beberapa Lokasi, Kerugian Capai Rp 22 Juta
Aksi pencurian ini berlangsung sejak Februari 2025 dan menyasar sejumlah lokasi di Kota Parepare, antara lain Jl. Bukit Madani, Jl. Mangga Tengah, dan Jl. Jend Ahmad Yani. Korban berasal dari berbagai kalangan, termasuk ibu rumah tangga, pengusaha, hingga anggota TNI.
“Total kerugian diperkirakan lebih dari Rp 22 juta,” terang Panit I Reskrim Polsek Ujung, IPTU Faesal, S.HI.
Dalam penangkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, yakni 28 tabung gas elpiji, beberapa pipa tembaga hasil curian, serta alat pemotong berupa tang. Penangkapan dilakukan secara terpisah, salah satunya melalui koordinasi dengan Polres Sidrap untuk mengamankan pelaku J.Z.
Kapolsek Ujung menegaskan bahwa pihaknya akan terus menindak tegas pelaku kejahatan demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukumnya.
“Penegakan hukum ini adalah bentuk komitmen kami dalam menjaga keamanan masyarakat,” tutup Kompol Suardi.